PAN pertahankan gelar 'Partai Artis Nasional'

MERDEKA.COM. Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menutup pendaftaran caleg pada Senin (22/4) kemarin. 12 Partai politik peserta pemilu telah menyerahkan total sebanyak 6.661 nama bakal caleg. Partai Amanat Nasional (PAN), menjadi partai yang paling banyak memiliki caleg artis, disusul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dari 12 parpol, sepuluh parpol menyerahkan masing-masing 560 nama yang tersebar di 77 daerah pemilihan sesuai kuota maksimal kursi anggota DPR. Partai Keadilan dan Persatuan (PKPI) hanya menyerahkan 511 nama, dan Partai Bulan Bintang (PBB) menyetorkan 550 nama caleg.

KPU, mulai 23 April hingga 8 Mei, akan meneliti dan memverifikasi berkas DCS, terkait persyaratan partai politik dan individu calon diajukan. Kemudian, pada 9-22 Mei, partai politik diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan, pengubahan, dan penambahan atas berkas itu.

Selanjutnya dilakukan verifikasi tahap II pada 23 Mei dan terakhir pengumuman dan penetapan caleg pada 12 Juni 2013.

Nama-nama caleg yang didaftarkan beragam. Dari para politikus yang saat ini masih duduk di senayan, para menteri, bekas pejabat dan kepala daerah, tokoh agama, hingga artis-artis.

Fenomena artis terjun ke dunia politik atau menjadi caleg sudah lama terjadi. Sejak pemilu di zaman Orde Baru, beberapa artis pernah duduk di Senayan mewakili fraksi utusan golongan yang berisi seniman dan tokoh agama. Di era reformasi, semakin banyak artis yang terjun ke dunia politik. Beberapa mampu bersuara, setidaknya menunjukkan kinerja mereka di parlemen, namun sebagian besar hanya menjadi 'penggembira' saja.

Bagi parpol, keberadaan caleg artis dibutuhkan untuk menjadi pendulang suara atau vote getter. Dengan bekal popularitas, para artis diandalkan parpol untuk menarik minat para pemilih mencoblos partai yang mengusung mereka.

Sejak pemilu 1999 dan 2004 lalu, salah satu partai yang getol mengandalkan artis adalah Partai Amanat Nasional. Partai yang didirikan Amien Rais itu cukup banyak mengakomodasi artis untuk menjadi caleg mereka. Namun di DPR periode 2009-2014, dari 21 artis yang ditawarkan ke pemilih, hanya ada dua nama yang lolos yakni Eko Hendro Purnomo alias pelawak Eko Patrio dan bintang sinetron Primus Yustisio.

Sementara pemenang Pemilu 2009 Partai Demokrat meloloskan caleg artis mereka yakni: Ingrid Kansil, Angelina Sondakh, Theresia Pardede, almarhum Adjie Massaid, Nurul Qomar, dan Venna Melinda.

Di Partai Golkar, ada Nurul Arifin, Tetty Kadi, dan Tantowi Yahya. Di PDI Perjuangan ada Tb Dedi Gumelar alias Miing dan Rieke Diah Pitaloka. Di PPP ada mantan model Okky Asokawati. Di PKB ada Gitalis Dwinatarina alias Gita KDI dan di Partai Gerindra ada Rachel Maryam dan Jamal Mirdad.

Sebagian besar artis-artis itu akan mencalonkan diri lagi di pemilu legislatif mendatang. Mereka akan bersaing dengan artis-artis baru.

Meski belum ditetapkan resmi sebagai caleg 2014 oleh KPU, PAN menjadi partai yang caleg artisnya paling banyak. Ada sekitar 20-an caleg yang sebagian besar muka-muka baru dan akan bertarung di berbagai daerah pemilihan seperti Dwiki Darmawan, Ikang Fawzi, Marissa Haque, Dessy Ratnasari, Hengky Kuniawan, Ayu Azhari, Jeremy Thomas, Anang Hermansyah, dan beberapa nama lainnya.

Ketua Divisi Komunikasi DPP PAN Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, partainya selalu membuka diri terhadap para artis yang berminat untuk menjadi caleg. Namun, semua ada mekanismenya, dan nama-nama yang diajukan ke KPU sudah melalui penyaringan, baik secara administrasi dan kemampuan.

"Saya tidak ingat jumlah persisnya. Ada sekitar 18-20 nama. Kita membuka diri. Masak kita tutup-tutupi. Kita juga memberikan pembekalan terhadap mereka. Dibedakan dengan caleg yang merupakan kader partai," kata Bima ketika dihubungi merdeka.com, Senin (22/4) malam.

Yang jelas, dari dua artis yang lolos ke DPR pada pemilu lalu, baik Eko dan Primus dinilai kinerjanya baik. "Yang jelas mereka tidak korupsi, mereka bersih, dan pekerja keras," tegas Bima.

Selain PAN, beberapa partai yang mengusung artis mengakui, kehadiran artis memang untuk mendongkrak suara. Mereka tidak mengharamkan artis menjadi bagian dari nama-nama caleg mereka.

Untuk caleg 2014, PKB mengusung dua anak Rhoma Irama yakni Ridho Rhoma dan Vicky Irama, termasuk pelawak Akri Patrio dan model senior Arzetti Bilbina. PDIP mengusung artis Edo Kondologit di dapil Papua. Dan Golkar memasukkan nama presenter Charles Bonar Sirait.

Tertarik memilih caleg artis?

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.