PAN sebut sejumlah nama termasuk Zulhas sebagai capres

Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyebutkan ada beberapa nama, termasuk Zulkifli Hasan, sebagai bakal calon presiden usungan partai tersebut untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Yandri mengatakan nama sejumlah tokoh itu akan dibahas dan diumumkan sebagai bakal capres dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu malam.

"Yang kedua ada Pak Erick Thohir, ada Ganjar (Pranowo), ada Anies (Baswedan), ada Ridwan Kamil, ada Khofifah (Indar Parawansa); itu yang favorit itu. Nanti akan kami bahas siapa yang akan disebutkan Ketum (Zulkifli Hasan) di Istora Senayan jam 8 malam. Hari ini akan kami putuskan," kata Yandri di Ritz-Carlton Hotel, Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, dari nama-nama tersebut belum ada yang terkuat karena masih rekomendasi. Zulkifli Hasan, selaku Ketua Umum DPP PAN, akan mengumumkan langsung nama capres yang diusung dalam Rakernas nanti malam.

"Ya belum ada kuat-kuatan. Ini masih masa-masa rekomendasi. Nanti dari nama yang direkomendasikan Rakernas tahun 2022, telah memberikan mandat penuh kepada Ketum untuk menentukan siapa capres dan cawapres PAN," jelasnya.

Baca juga: Zulkifli Hasan laporkan rencana Rakernas PAN kepada Presiden

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebutkan pengurus DPD PAN di 514 kabupaten dan kota mengusulkan secara bulat Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menjadi calon presiden (capres) di Pemilu 2024.

Meskipun seluruh pengurus DPP PAN mengusulkan nama Zulkifli Hasan, kata Viva Yoga, dalam Rakernas PAN akan diumumkan sejumlah nama untuk diusulkan menjadi bakal capres usungan partai.

"Di Rakernas ini akan diumumkan nama-nama bakal calon pemimpin nasional atau calon presiden dan calon wakil presiden. Ketua Umum PAN akan mengumumkan hasil rekomendasi Rakernas," ujarnya.

Rakernas merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi setelah kongres dan berwenang untuk menetapkan kebijakan strategis partai, target kursi dan suara di Pemilu Serentak 2024, serta mengevaluasi kinerja dan program partai.

Baca juga: PAN tak undang KIB ke Rakernas
Baca juga: Viva Yoga sebut 514 DPD PAN usulkan Zulkifli Hasan jadi capres