PAN Siapkan Bima Arya hingga Pasha Ungu di Pemilu dan Pilkada 2024

Lis Yuliawati, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Partai Amanat Nasional (PAN) sudah mempersiapkan kader mereka untuk maju bertarung di pemilihan kepala daerah dan calon legislatif pada Pemilu serentak 2024. Sejumlah nama seperti Bima Arya, Desi Ratnasari, Eko Patrio, hingga Pasha Ungu digadang-gadang bakal maju.

"Kita kan masih menatap Pilkada serentak itu tahun 2024, sekarang baru tahun 2021, masih banyak waktu untuk kita melakukan evaluasi tentang kondisi pilkada yang ada," ujare Sekjen PAN Eddy Soeparno di Hotel Swiss-Belinn Bogor, Selasa, 2 Maret 2021.

Dia melanjutkan, "Tadi disampaikan DKI, disampaikan juga nama-nama calon kita, alhamdulillah PAN memiliki banyak kader potensial untuk maju di berbagai Pilkada termasuk di dalamnya Pilkada DKI, Jawa Barat dan lain-lain."

Eddy mengatakan, dari kader potensial tersebut di antaranya PAN memiliki Bima Arya yang berperestasi menyelesaikan permasalahan di Kota Bogor.

"Kita punya kang Bima Arya wali kota kita berprestasi di Kota Bogor, yang menyelesaikan permasalahan di Kota Bogor mulai dari banjir, sampah, kemacetan dan lain-lain," ujarnya.

Dia melanjutkan, "Karakteristik permasalahannya kurang lebih sama dengan DKI. Sehingga ya kenapa tidak, itu merupakan salah seorang kandidat yang kita dorong, kita lihat masih ada waktu mempersiapkan diri untuk berlaga di DKI misalnya."

Selain Bima Arya untuk DKI, lanjut Eddy, PAN juga memiliki Desi Ratnasari yang populer di Provinsi Jawa Barat yang akan didorong ke kursi pemilihan gubernur. Juga ada Eko Patrio yang kini menjadi ketua DPW PAN DKI Jakarta.

"Ada juga teh Desi Ratnasari, sangat populer di Jawa Barat, merupakan salah seorang kandidat kita untuk bisa kita dorong di kursi di Pilgub di Jawa Barat. Ada juga mas Eko Patrio, sekarang ini anggota DPR RI sudah 3 kali dan ketua DPW PAN DKI. Ada juga Pasha Ungu," kata Eddy.

Namun demikian, lanjut Eddy, para kader PAN yang bakal dimajukan dalam Pilkada itu kini masih fokus sibuk menangani permasalahan kesehatan COVID-19. Sehingga masih terlalu dini jika membahas koalisi pengusung.

"Menurut saya lebih baik mempersiapkan kader unggulan dari PAN untuk Pilkada tertentu di dalam 2024, di mana kita memang memiliki peluang memajukan kader setelah itu koalisi sifatnya teknis terbentuknya," ujarnya.

Eddy menambahkan, "Tetapi jika kita sudah memiliki kader unggulan saya kira partai-partai pun secara otomatis secara alamiah akan bergerak untuk membangun koalisi itu sendiri."