PAN Tanggapi Mendag Syok Harga Pangan Mahal: Mungkin Bang Zul Enggak Pernah Ke Pasar

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengaku terkejut saat mendapati harga-harga kebutuhan pokok secara kompak naik. Khususnya, pada komoditas cabai rawit merah yang mana mencapai Rp110.000 per kilogram (kg).

Kagetnya Zulhas sapaan Zulkifli Hasan ini disebut Waketum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi karena memang belum pernah pergi ke pasar. Hal ini dikatakan dalam diskusi di MNC Trijaya dengan tema 'Dramaturgi Reshuffle' secara online.

"Iya mungkin awalnya bang Zul enggak pernah ke pasar. Ya memang bisa mantau, tapi ternyata itu menjadi catatan kenapa terjadi kenaikan harga-harga bahan pokok itu menjadi positif," kata Viva, Sabtu (18/6).

"Menurut saya untuk diperbaiki suplai dengan 11 bahan pokok menjadi hak penting untuk diselesaikan," sambungnya.

Selain itu, terkait dengan Zulhas yang masuk dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM) Presiden Joko Widodo (Jokowi), menjadi tanggung jawab yang besar dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok yang kini sedang naik.

"Jadi PAN telah diberikan tugas amanat untuk bergabung secara resmi di kabinet bertanggung jawab besar dengan tugas yang tidak ringan.Karena ini adalah di Kemendag yang bicara bukan hanya migor, tapi sebelas bahan pokok yang harus menjaga stabilitas harga pasokan," ujarnya.

Selain itu, terkait dengan perlindungan dalam negeri yaitu mengatur ekspor maupun impor atau perdagangan nasional-Internasional menjadi tanggung jawab Kementerian Perdagangan (Kemendag).

"Di samping itu juga soal perlindungan dalam negeri mengatur ekspor-impor peningkatan produksi dalam negeri agar kita cinta produk Indonesia dan hal-hal yang terkait perdagangan nasional-Internasional itu menjadi tugas pokok di Kemendag," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengaku, terkejut saat mendapati harga-harga kebutuhan pokok kompak naik. Khususnya komoditas cabai rawit merah yang mencapai Rp110.000 per kilogram (kg).

"Saya terus terang shock. Kebutuhan pokok semuanya hampir naik. Eh cabai saja naik dari Rp80.000 per kilo cabai rawit merah jadi Rp110.000 per kilo ," ujarnya kepada wartawan di Pasar Cibubur, Jakarta Timur Kamis (16/6).

Selain cabai, komoditas daging ayam juga mengalami kenaikan menjadi Rp29.000 per Kg. Saat normal, harga bahan tinggi protein tersebut dijual Rp21.000 sampai Rp22.000 per kilogram.

"Telur juga kemarin sempat Rp 26.000 sekarang rata-rata Rp 29.000 per kilo," katanya.

Mendag Zulkifli juga mendapati harga terigu naik. Diikuti, tempe yang dijual Rp12.000 dari sebelumnya Rp7.000.

"Harga bumbu-bumbu juga naik, kalau terigu jelas karena barang impor, kedelai juga," jelasnya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel