Panah Menancap di Paha, Wakapolres Tual Tetap Bubarkan Bentrokan Massa

Merdeka.com - Merdeka.com - Beredar video seorang polisi membubarkan bentrok antar dua kelompok. Menariknya, anggota Kepolisian tersebut tetap membubarkan massa meski anak panah tertancap di panah.

"Ayo balik..balik semuanya. Jangan sampai ada korban. Biar saya saja yang jadi korban," teriak polisi tersebut sembari menghalau massa, dikutip merdeka.com dari akun instagram @divisihumaspolri, Kamis (28/7).

Dari caption video diketahui polisi tersebut merupakan Wakapolres Tual Kompol Syahrul Awab.

Dalam video selanjutnya, terlihat Kompol Syahrul terbaring di ranjang rumah sakit. Anak panah masih tertancap di pahanya.

Berikut keterangan dalam video tersebut:

"Wakapolres Tual Kompol Syahrul Awab turut menjadi saat mengamankan bentrok antar dua kelompok di Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku, Sabtu (23/7)."

"Bentrok ini dipicu berawal dari dua pemuda yang ribut saat mabuk pada dini hari akibatnya lima orang mengalami luka-luka saat kejadian tersebut."

"Meski tertancap panah, petugas terus mengimbau untuk masyarakat menghentikan bentrok. Kehadiran Polisi di tengah bentrok merupakan bentuk Polri dalam menjaga kamtibmas masyarakat." [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel