Panas, Solskjaer Balas Mulut Berbisa Klopp ke Manchester United

·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer membalas Juergen Klopp yang mengomentari aktivitas timnya di bursa transfer musim panas ini.

Klopp sebelumnya menyindir MU yang menghabiskan 120 juta pounds untuk belanja pemain. Dana tersebut dikeluarkan MU untuk memboyong dua pemain yakni Jadon Sancho dari Borussia Dortmund dan bek tangguh Real Madrid, Raphael Varane.

Klopp mempertanyakan bagaimana bisa MU mengeluarkan dana sebesar itu padahal sepakbola adalah satu di antara bidang yang terdampak secara finansial dari pandemi virus COVID-19.

Solskjaer tak tinggal diam. Dia merespons pernyataan Klopp dengan tegas. Manajer asal Norwegia itu mengatakan MU adalah salah satu tim terbesar di dunia.

Dia menegaskan, MU adalah klub yang dikelola dengan baik, sehingga memiliki pemasukan dana dari mana saja, termasuk dari suporter yang tersebar di seluruh dunia.

"Kami adalah tim yang dikelola dengan baik. Kami punya banyak suporter di luar sana dan kami memiliki kesepakatan yang bagus dengan sponsor," kata Solskjaer, dikutip Mirror.

"Sebagai manajer, Anda ingin lebih banyak uang dibelanjakan. Namun, saya juga mendengar penolakan beberapa kali. Bagaimana klub lain menjalankan tim adalah terserah mereka. Ada model yang berbeda dari setiap tim," sambungnya.

Lebih lanjut, Solskjer juga menyinggung aktivitas transfer Manchester City. Solskjaer mengaku mulai membeli mobil listrik agar tidak menambah pemasukan ke kantong pemilik The Citizens yang berbasis di Abu Dhabi.

"Bahkan, saya mulai membeli mobil listrik. Hanya itu yang ingin saya katakan dalam situasi seperti ini," tegas Solskjaer.

Ya, Liverpool memang tak seganas MU di bursa transfer musim panas ini. Mereka baru mendapat satu pemain. Sedangkan, pemain yang resmi dilepas mencapai enam.

Sejauh ini, Liverpool baru mendatangkan Ibrahima Konate dari RB Leipzig. Sedangkan pemain-pemain yang dilepas yakni Georginio Wijnaldum, Sepp van den Berg, Marko Grujic, Taiwo Awoniyi, Harry Wilson, dan Ben Davies.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel