Panasnya Bali Membuat Miss Jerman Serasa Meleleh  

TEMPO.CO, Karangasem - Panasnya Pulau Bali membuat Miss Jerman, Amina Sabbah, kelimpungan. Sebagai wanita yang hidup di empat musim dan terkadang merasakan dinginnya salju, Amina mengaku sebenarnya biasa dan suka cuaca panas. »Jerman memang terkadang dingin, tapi saya cukup terbiasa dengan panas,” kata wanita berambut gelap ini, Rabu, 11 September 2013.

Menurut wanita keturunan Libanon ini, cuaca panas sering ia rasakan ketika tinggal di Libanon. »Libanon juga panas, sih. Mataharinya panas sekali. Tapi Indonesia lebih panas,” katanya.

Menurut gadis berusia 18 tahun ini, hawa panas semakin dirasakannya ketika berkunjung ke Pura Besakih, Karangasem, Rabu, 11 September 2013.

Selain capai karena harus menaiki tangga yang cukup tinggi, sinar matahari pun seolah langsung menyengat kulitnya.

Terlebih lagi, pakaian yang harus dia kenakan juga membuatnya merasa lebih gerah. »Dengan jaket jin ini, kemudian celana yang masih dibalut sarung, saya seperti merasa meleleh,” katanya sembari tertawa.

Amina memang terlihat memakai pakaian yang sangat tertutup hari itu. Ia memakai kaus, dan bagian luarnya masih menggunakan jaket jin berwarna biru. Kemudian dia juga memakai jin, yang kemudian dibalut dengan sarung demi menghormati tempat sopan itu.

MITRA TARIGAN

Topik Terhangat

Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Jokowi Capres? | Miss World | Penembakan Polisi

Terpopuler:

Ditawari Vicky Mobil, Zaskia Gotik Jual Cincin

Begini Hasil CCTV Soal Penembakan Polisi di KPK

Dul Masih Kritis, 2 Gelas Darah Disedot dari Paru

Bahasa Vicky Zaskia Gotik Dimengerti Keluarganya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.