Pancasila Bisa Jadi Pelindung dari Fake News dan Hoaks

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Yenny Wahid, melalui sebuah kuliah umum menyebutkan bahwa tantangan yang sedang dihadapi Indonesia adalah fake news atau hoaks. Terutama terkait persoalan primordialisme, politik identitas, hingga ancaman terhadap pluralisme atau keanekaragaman masyarakat Indonesia.

"Kita bangsa Indonesia sebenarnya sudah memiliki pelindung untuk itu, yaitu Pancasila," ujarnya saat melangsungkan kuliah umum bertemakan " ujar putri Presiden keempat RI, Dr. K. H. Abdurrahman Wahid, saat menjelaskan pemaparan kepada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Sabtu (13/11/2021).

Ia menambahkan, adanya ibarat masker di masa pandemi ini, di mana kita telah memiliki masker yang berguna sebagai pelindung dari virus jahat yang dapat menyerang tubuh kita. Perumpamaan masker digambarkannya sebagai kerja Pancasila.

Sebagai bangsa Indonesia telah difasilitasi keragamannya yang menghadirkan perbedaan antarwarga yang satu dengan yang lainnya, perlu dibingkai agar menjadi sebuah kerangka kesatuan Indonesia. Sehingga setiap mahasiswa perlu memilih jalannya sendiri dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Melalui Kuliah Umum bertemakan "Membumikan Pancasila Dalam Konteks Wawasan Kebangsaan Indonesia di Tengah Dinamika Nasional dan Global" ini, Yenny mengharapkan agar masyarakat dapat menguatkan rasa toleransi berbasis komunitas. Salah satunya Program Peace Village yang sedang digagas Yenny Wahid bersama dengan Wahid Institute.

Penulis: Azarine Jovita Halim/Universitas Multimedia Nusantara

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2521065/yenny-wahid-ajak-mahasiswa-berperan-tanamkan-nilai-nilai-pancasila

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel