Panda Bei Bei ucapkan selamat tinggal ke AS, balik ke China

Washington (AFP) - Panda raksasa kelahiran Amerika Serikat, Bei Bei, pada Selasa meninggalkan satu-satunya rumah yang dikenalnya di Kebun Binatang Nasional di Washington untuk penerbangan selama 16 jam pulang ke China sebagai bagian dari program penelitian dan pengembangbiakkan.

Bei Bei akan melakukan perjalanan dengan penerbangan langsung berperlengkapan khusus dari Washington ke Chengdu di dalam peti baja dan plexiglass, ditemani pawangnya dan seorang dokter hewan, kata para pejabat kebun binatang.

Anak hewan berusia empat tahun yang namanya berarti "berharga, harta" dalam bahasa Mandarin itu ditakdirkan terbang ke China di bawah "diplomasi panda" Beijing.

China meminjamkan panda ke kebun binatang-kebun binatang di seluruh dunia, karena hewan ini dianggap "rentan" kepunahan oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam.

Begitu seekor panda muda mencapai usia empat tahun, hewan ini dipulangkan untuk berkembang biak dengan hewan sejenisnya yang lain di berbagai suaka di China.

"Hari ini pahit," kata direktur kebun binatang Steve Monfort.

"Kami telah merawat Bei Bei, dan bersama jutaan orang, mengawasi dia tumbuh menjadi duta besar sejati untuk spesiesnya," tambah Monfort.

"Kami menantikan untuk melanjutkan program konservasi panda raksasa 47 tahun kami dan kolaborasi dengan rekan-rekan China untuk mempelajari, merawat, dan membantu menyelamatkan panda raksasa dan habitat aslinya."

FedEx membayar penerbangan dan perlengkapan khusus dari Boeing 777 yang untuk kebutuhan ini disebut dengan "Panda Express".

Staf Kebun Binatang Nasional telah menyiapkan simpanan khusus untuknya: 66 pon (30 kilogram) bambu, dua pon apel dan pir, dua pon kentang manis yang sudah dimasak, dua kantong biskuit dan air, kata para pejabat.

Adik Bei Bei, saudara laki-laki Tai Shan dan saudara perempuan Bao Bao, telah kembali ke China, sedangkan ayahnya Tian Tian dan ibunya Mei Xiang akan tetap berada di Kebun Binatang Nasional sampai paling tidak Desember 2020.

Bei Bei lahir pada Agustus 2015, dan namanya diumumkan dengan meriah di sebuah acara bersama ibu negara saat itu Michelle Obama dan rekannya dari China Peng Liyuan.

seb / ch / sst