Pandemi Belum Berakhir, Kasus Aktif Covid-19 di Sulut Terus Melonjak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Manado - Jumlah kasus aktif Covid-19 di Sulut terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir ini. Jumlah ini berbanding lurus dengan penambahan kasus baru positif Covid-19.

Jika pada bulan Juni 2021 silam, jumlah kasus aktif Covid-19 di Sulut sempat turun di angka 200-an kasus, pada pekan pertama Juli ini, kembali bertambah hingga 632 orang.

"Jumlah kasus aktif per 4 Juli 2021 sebanyak 632 orang, atau sebesar 3,81 persen," ungkap Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.

Penambahan kasus baru positif Covid-19 masih terus terjadi. Terkini, ada 94 kasus baru yang dilaporkan pada Minggu (4/7/2021). Puluhan kasus baru ini menyebar pada 10 dari 15 daerah di Sulut.

"Daerah yang melaporkan tidak ada kasus baru adalah Kepulauan Sangihe, Kepulauan Sitaro, Bolmong Utara, Minahasa Tenggara, dan Kotamobagu," ujarnya.

Berdasarkan data yang ada, Manado mencatat kasus tertinggi sebanyak 52 kasus, Bitung (5), Tomohon (8), Minahasa (8), Minahasa Selatan (3), Minahasa Utara 10 kasus. Kemudian Bolmong (1), Bolmong Selatan (1), dan Kepulauan Talaud 1 kasus.

"Selanjutnya ada 5 kasus baru positif Covid-19 yang berasal dari luar wilayah Sulut," katanya.

Untuk kasus pasien Covid-19 di Sulut yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 47 orang. Dengan penambahan ini, jumlah akumulasinya menjadi 15.417 orang.

"Angka kesembuhan Covid-19 di Sulut per 4 Juli 2021 adalah 92,82 persen," ujarnya.

Dandel juga melaporkan penambahan 1 kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia yaitu seorang pria berusia 50 tahun dari luar wilayah Sulut. Pasien dengan kormobid diabetes dan hipertensi itu meninggal dunia di Manado.

"Jumlah akumulasi pasien Covid-19 di Sulut yang meninggal dunia sebanyak 560 orang, dengan angka kematian sebesar 3,37 persen," ujar Dandel.

Simak juga video pilihan berikut:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel