Pandemi Bisa Bikin Anak Muda Berutang Secara Berlebihan

Dian Lestari Ningsih, voxpopid
·Bacaan 1 menit

VIVAPandemi Covid-19 dapat menyebabkan lebih banyak orang terhimpit utang, karena kesempatan untuk meminjam uang semakin terbuka lewat fasilitas pinjaman online. Jika tidak berhati-hati, bisa menimbulkan masalah yang pelik.

Namun, di tengah pandemi ini anak muda lebih rentan mengalami utang berlebihan. Celakanya, banyak anak muda memiliki literasi keuangan yang rendah. Sebagai contoh, kasus investor pemula yang kesulitan keuangan karena nekat berinvestasi saham dengan berutang.

Bahkan, ada yang sampai menggadaikan surat kepemilikan kendaraan dan berutang ke 10 pinjaman online untuk membeli saham. Berdasarkan riset OJK pada 2019, kalangan milenial usia 18-25 tahun hanya memiliki tingkat literasi sebesar 32,1%, sedangkan usia 25-35 tahun memiliki tingkat literasi sebesar 33,5%.