Pandemi Corona Dongkrak Penjualan Kereta Api Miniatur di Jerman

Renne R.A Kawilarang, DW Indonesia
·Bacaan 2 menit

Ada masanya model kereta api miniatur diburu para kolektor. Harganya pun cukup tinggi, dan instalasinya bisa seluas kamar tidur. Tapi masa-masa jaya model kereta api sudah lama berlalu. Para pecintanya makin tua dan lanjut usia. Sedangkan generasi muda masa kini jarang tertarik dengan teknologi mini yang canggih tapi non-digital itu.

Gerhard Berndt, 72 tahun, sudah membuat kereta api model selama lebih tiga puluh tahun. Sejak lama dia tidak mengutak-utik lagi koleksinya. Tapi tahun ini, pensiunan tukang kayu itu mulai membangun lagi model-model kereta apinya, lengkap dengan desa-desa skala kecil, di ruang tamunya.

"Ini semua membutuhkan waktu. Dan itu cocok untuk situasi corona ini," kata Berndt antusias. Dia adalah salah satu dari banyak orang Jerman yang sekarang beralih ke model mini dan mainan analog lainnya, selama masa pandemi corona.

Pembatasan sosial yang diterapkan untuk meredam penyebaran Covid-19, membuat banyak orang mencari cara untuk menghabiskan waktu di rumah dan menghibur diri dan keluarga.

Penjualan kereta api miniatur

Asosiasi Pembuat Mainan Jerman, BVS, memperkirakan omset industri mainan tahun 2020 akan meningkat sampai 8 persen dibandingkan tahun lalu, menjadi sekitar 3,7 miliar euro. Yang dicari orang terutama permainan papan dan permainan teka-teki, mainan luar ruangan dan peralatan konstruksi, kata BVS.

Bulan Oktober saja, pasar mainan negara tumbuh 11 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, kata periset pasar npd Group.

Jerman memiliki industri mainan terbesar di Eropa, baik dalam hal lapangan kerja maupun soal omset. Seperempat tenaga kerja di industri mainan Uni Eropa ada di Jerman. Ketika banyak bar, restoran, dan fasilitas rekreasi ditutup, pasar mainan menunjukkan peningkatan pesat.

Pasar model kereta api khususnya telah mengalami peningkatan setelah bertahun-tahun mengalami stagnasi penjualan. Hiburan ini dulunya sangat populer di Jerman, yang juga model kereta api terbesar di dunia, yaitu Miniatur Wunderland di Hamburg.

Perlu pekerja tambahan karena permintaan pasar tinggi

Perusahaan terbesar model kereta api, Marklin, bulan November ini mencatat kenaikan pesanan 50 persen dibanding November tahun lalu.

"Kami adalah salah satu dari sedikit industri yang mendapat dorongan dari corona," kata Direktur Utama Marklin, Florian Sieber.

"Ini tentunya karena banyak orang yang tinggal di rumah dan mencoba memikirkan kegiatan yang bermakna yang dapat mereka lakukan di rumah,” tambahnya.

Marklin telah mempekerjakan staf tambahan untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Namun perusahaan mengatakan keuntungan yang didapat mungkin tidak sebesar yang dicerminkan dari lonjakan omsetnya, karena pandemi corona juga mengakibatkan bertambahnya biaya produksi untuk memenuhi protokol kesehatan di pabrik-pabrik.

hp/ts (AFP)