Pandemi COVID-19 Ciptakan Tren Fashion Baru, Apa Itu?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 telah memunculkan berbagai dampak terhadap gaya hidup masyarakat. Untuk mengurangi penularan virus corona, masyarakat diimbau untuk menghabiskan waktu di rumah saja dan menghindari kerumunan.

Saat ini, segala kegiatan pun dilaksanakan secara virtual di rumah masing-masing, mulai dari sekolah hingga bekerja. Sekiranya ada keperluan yang membuat terpaksa keluar rumah, semua orang harus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Kondisi yang mengharuskan kita untuk lebih banyak berada di rumah ini, juga memberikan dampak pada tren dalam berpakaian. Karena setiap individu harus melaksanakan segala kegiatannya di rumah, baju rumahan yang simpel dan nyaman pun menjadi tren fashion yang diminati masyarakat saat ini.

Founder brand Lunaci, Dina Chairuni, mengatakan, industri fashion kini dibanjiri dengan berbagai pakaian rumahan, seperti piyama dan daster dengan model yang cantik dan kekinian.

"Pakaian yang kita kenakan bisa memengaruhi perilaku, sikap, mood, hingga kepercayaan diri. Ketika mengenakan pakaian rumahan dengan model dan warna yang cantik, maka suasana hati yang bahagia pun dapat menghampiri. Ini dapat membantu mengurangi stres meski harus berada di rumah terus selama pandemi," ujarnya saat memperkenalkan brand Lunaci lewat rilis yang diterima VIVA, Selasa 27 Juli 2021.

Lebih lanjut wanita yang akrab disapa Dini itu mengatakan, meski memiliki desain yang simpel, namun homewear fashion bisa tetap terlihat catchy jika didukung dengan motif dan warna yang cantik.

"Desain yang ramah ibu hamil dan ibu menyusui juga banyak disukai. Salah satunya adalah maxi dress, seperti dress hamil dengan bukaan depan kancing yang memudahkan ibu saat menyusui anaknya," kata dia.

Dini mengatakan, meski hanya baju rumahan, model-modelnya tetap dibuat sesuai kebutuhan pasar, sehingga tetap terlihat kekinian.

"Jadi, semua wanita bisa tetap cantik, merasa nyaman dan bahagia di rumah, meski hanya mengenakan baju rumahan," ujar Dina Chairuni.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel