Pandemi COVID-19 Tidak Menyurutkan Masyarakat Beli Properti

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 belum berlalu namun peminat atau penjualan properti diklaim mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini dipicu oleh aktivitas masyarakat yang banyak dihabiskan di rumah (work from home/WFH).

"Artinya, pandemi tidak menyurutkan masyarakat untuk membeli rumah,” kata Managing Director Sinar Mas Land Alim Gunadi, Senin, 31 Mei 2021. Ia menjelaskan bahwa membaiknya kinerja penjualan unit-unit properti tidak lepas dari beberapa faktor seperti program stimulus bidang properti.

Stimulus yang mulai berlaku sejak 1 Maret 2021 itu seperti pembebasan PPN dan DP Nol Persen oleh regulator serta program pemasaran perseroan yang menawarkan berbagai tambahan diskon dan bonus secara nasional. "Kenaikan penjualan ini salah satunya berkat stimulus dari pemerintah,” ungkap Alim.

Ia juga mengungkapkan angka penjualan properti tahun lalu justru lebih tinggi dibandingkan penjualan pada 2019. Hal tersebut membuktikan insentif yang diberikan pemerintah memberikan dampak positif.

"Bukan hanya rumah yang ready stock, melainkan juga yang bukan ready stock. Paling tidak kesadaran masyarakat terhadap properti sudah meningkat lagi tahun ini," jelasnya.

Sinar Mas merupakan salah satu perusahaan properti yang menerima BCI Asia Award 2020/2021. Ini merupakan penganugerahan penghargaan tahunan Top Ten untuk perusahaan konsultan arsitektur dan pengembang, Interior Design Awards (IDA) untuk perusahaan konsultan desainer interior, FuturArc Prize, dan FuturArc Green Leadership Awards.

Setelah satu tahun sebelumnya acara ini harus ditunda dikarenakan pandemi COVID-19 yang melanda seluruh negara, maka tahun ini BCI Asia Awards juga melangsungkan penganugerahan untuk para pemenang di tahun lalu.

"Kami bersama para pelaku konstruksi berharap ada semangat baru dalam industri konstruksi, di mana industri ini memainkan momentum positif dan memiliki peran besar dalam pemulihan ekonomi nasional pada tahun 2021," tutur General Manager BCI Asia, Pietter Sanjaya.