Pandemi, Musisi Putar Otak untuk Bisa Bangkit Bersama di Tengah Keterbatasan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pandemi membuat semua sektor lumpuh seketika. Mulai dari sektor bisnis maupun sektor dunia kreatif. Namun beberapa dari mereka tak mau berdiam diri. Mereka mencoba beradaptasi dengan membuat inovasi agar bisa bertahan di tengah keterbatasan.

Sama halnya dengan dunia musik. Banyak pagelaran harus rela diundur dan batal akibat pandemi. Namun, para pelaku kreatif itu mencoba menembus keterbatasan dengan menggelar konser virtual. Konser yang setidaknya bisa menjadi pelepas dahaga pagi setiap orang yang ingin menyaksikan konser musik.

Selain itu, dengan kolaborasi bersama platform digital bisa menjadi menjadi opsi dan juga peluang baru. Digital platform menjadi sarana baru yang banyak digunakan musisi untuk terhubung dengan para penikmat musiknya, sekaligus menjadi saluran bagi mereka untuk berkarya.

Selain virtual, digitalisasi dan inovasi menjadi suatu keharusan yang akan dialami oleh industri musik dan juga pertunjukan musik.

Hal itu pun ditunjukkan oleh para musisi melalui Collabonation CAMP yang dipersembahkan IM3 Ooredoo. Musisi seperti, Iga Massardi, Asteriska, Kunto Aji, Hindia, Sal Priadi, Rendy Pandugo, dan Petra Sihombing ikut andil dalam kreasi tersebut bahkan mereka berkolaborasi untuk menciptakan karya yang bisa dinikmati oleh para penggemarnya.

Kolaborasi itu mungkin tidak akan berjalan lancar jika mereka tidak memiliki dukungan dalam berkomunikasi. Untuk itu, Indosat Ooredoo terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan demi kebutuhan untuk komunikasi dan digital.

Dengan menjalankan strategi turnaround dan didukung oleh kinerja yang solid, Indosat Ooredoo mampu menorehkan penghargaan sebagai The 6th Fastest Growing Telco Brand (in brand value) di dunia oleh Brand Finance Telecoms 150, 2021 Report.

Perlu diketahui, strategi turnaround yang diimplementasikan bermula dari bagaimana setiap karyawan bisa berpartisipasi aktif. Untuk itu Indosat Ooredoo tidak berhenti memberikan beragam dukungan dan fasilitas sebagai cerminan put its people first.

Upaya ini menempatkan Indosat Ooredoo mencapai Top Organizational Health Index dengan skor 82, skor untuk indikator performa terdepan yang menunjukan kesehatan perusahaan pada skala global. Membuktikan bahwa Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus bergerak walaupun di tengah keterbatasan saat ini.

Mengusung semangat untuk bangkit di tengah keterbatasan, Indosat Ooredoo meluncurkan kampanye bertajuk “#BisaBangkitBersama”. Kampanye ini memperlihatkan kisah nyata dari karyawan Indosat Ooredoo yang terus bangkit mengemban misi perusahaan dalam membangun kepercayaan menghubungkan Indonesia.

#BisaBangkitBersama
#BisaBangkitBersama

Kampanye #BisaBangkitBersama ini sekaligus sebagai wujud apresiasi, Indosat Ooredoo menghadirkan sebuah TV Commercial yang diperankan langsung oleh karyawannya, mewakili berbagai sisi dan perjuangan setiap hari mereka dalam mengalahkan ketidakmungkinan.

Alunan musik hasil kolaborasi Iga Massardi dan Asteriska semakin melengkapi TV Commercial #BisaBangkitBersama, memberikan semangat untuk tidak pernah berhenti berjuang dalam menghadapi tantangan apa pun.

Menutup pernyataannya, Ritesh Kumar Singh mengatakan, "Lewat kampanye ini, Indosat Ooredoo tidak saja mengapresiasi ribuan karyawannya tetapi juga ingin menginspirasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk bisa maju ke depan membangkitkan Indonesia. Semangat bersama, karena kita #BisaBangkitBersama!"

Untuk informasi lebih lanjut terkait #BisaBangkitBersama dapat mengunjungi http://indosatooredoo.com/bisabangkitbersama.