Pandemi, pelaku usaha pariwisata jaga optimisme hadapi libur Lebaran

Budi Suyanto
·Bacaan 1 menit

Sejumlah pelaku usaha sektor pariwisata seperti Tiket.com tetap menjaga optimisme dalam menghadapi kondisi yang diperkirakan masih pandemi pada masa libur Lebaran mendatang, antara lain dengan menggelar kampanye bertajuk "Mendadak OTW (Online Tiket Week)".

"Kami bersemangat karena dapat kembali menyambar masyarakat dengan menghadirkan pesta diskon akbar pariwisata nasional dengan nama 'Mendadak OTW'," kata Co-Founder dan Chief Marketing Officer (CMO) Tiket.com Gaery Undarsa, dalam rilis di Jakarta, Selasa.

Ia memaparkan, tujuan dari kampanye tersebut adalah ikut mendorong popularitas destinasi wisata domestik dalam rangka pemulihan industri pariwisata nasional.

Baca juga: Antisipasi larangan mudik Lebaran, Purwakarta buka tempat wisata

Melalui kampanye yang digelar pada 5-11 April, pihaknya mengajak berbagai kalangan mayarakat untuk segera memanfaatkan jajaran promo tersebut.

Menurut dia, dengan kampanye itu maka diharapkan akan dapat mengajak masyarakat untuk bisa merencanakan liburan mereka dengan lebih matang.

"Diskon mendadak boleh, tapi rencana liburan sebaiknya direncanakan lebih matang," katanya.

Tiket.com, masih menurut dia, juga menyiapkan sejumlah jajaran fitur yang relevan guna mengakomodasi kebutuhan pelanggan dalam berpergian pada masa pandemi agar pelanggan dapat merencanakan liburan dengan rasa aman dan nyaman.

Baca juga: Ganjar: 2 bandara baru Jateng batal layani pemudik Lebaran tahun ini

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan kepada para pengelola objek wisata agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

"Saya ingatkan protokol kesehatan harus dijaga secara ketat dan disiplin," katanya saat mengunjungi objek wisata di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik yang dikenal dengan Nepal van Java di Magelang, Sabtu (3/4).

Menparekraf menuturkan agar jangan sampai lengah dengan protokol kesehatan, serta jangan sampai ada klaster dari lokasi wisata karena aktivitas pariwisata ini dinilai seharusnya menjadi solusi bukan menjadi masalah di tengah pandemi.

Terkait larangan mudik menjelang Lebaran, Sandi menjelaskan bahwa ini merupakan keputusan pemerintah yang harus didukung.