Panduan Beli Rumah Susun di Indonesia

·Bacaan 8 menit
Panduan Beli Rumah Susun di Indonesia
Panduan Beli Rumah Susun di Indonesia

RumahCom – Ada banyak jenis hunian tinggal yang bisa dimiliki oleh masyarakat Indonesia, salah satunya adalah bangunan vertikal, yaitu rumah susun. Menyadari Jumlah tanah tak bertambah, padahal jumlah manusia terus berkembang. Hal ini membuat kesediaan lahan kosong semakin terbatas.

Pemerintah dan swasta menjawab tantangan memenuhi kebutuhan tempat tinggal ini dengan membangun hunian ke atas.Begitu banyak penawaran hunian ke atas yang ditawarkan oleh pengembang properti. Pilihannya pun beragam jenis bentuk dan harga, karena sasarannya pun sangat luas.

Dalam artikel ini, akan membahas lebih lanjut mengenai poin-poin berikut:

  1. Mengenal Rumah Susun dan Sejarahnya di Indonesia

  2. Jenis-Jenis Rumah Susun

  3. Manfaat Rumah Susun

  4. Undang-Undang Rumah Susun

  5. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Akan Membeli Rusun

1. Mengenal Rumah Susun dan Sejarahnya di Indonesia

Konsep pembangunan rumah susun memiliki sejarah menarik (Aleksandar Pasaric-Pexels)
Konsep pembangunan rumah susun memiliki sejarah menarik (Aleksandar Pasaric-Pexels)

Konsep pembangunan rumah susun memiliki sejarah menarik (Aleksandar Pasaric-Pexels)

Konsep rumah susun pertama kali dikemukaan oleh Bapak Sudiro, Walikota Jakarta peiode 1953-1960. Ide tersebut kemudian disampaikan dalam sidang Dewan Perwakilan Kota Sementara pada tahun 1955. Namun ternyata para peserta sidang menolak ide tersebut.

Di Jakarta, rusun pertama kali didirikan pada 1974 di Klender oleh Perum Perumnas. Namun pembangunan rusun mulai ramai di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mencanangkan program pembangunan 1000 rusun di tahun 2007. Sampai saat ini pun, pembangunan rumah susun tetap dijalankan pada periode pemerintah berikutnya. Beberapa proyek rusun yang dikenal seperti Rusun Marunda, Rusun Pulogebang, Rusun Pasar Rumput dan lainnya.

2. Jenis-Jenis Rumah Susun

Rumah susun memiliki beragam jenis sesuai dengan fungsi dan penghuninya (Kon Karampelas-Pexels)
Rumah susun memiliki beragam jenis sesuai dengan fungsi dan penghuninya (Kon Karampelas-Pexels)

Rumah susun memiliki beragam jenis sesuai dengan fungsi dan penghuninya (Kon Karampelas-Pexels)

Rumah susun memiliki beragam jenis, sesuai dengan fungsi dan tujuan pembangunannya. Namun secara umum, jenis-jenis rumah susun terbagi menjadi tiga kategori.

  • Rusunawa

Rumah susun sewa, atau dikenal juga dengan nama rusunawa, merupakan tempat tinggal yang ditujukan bagi penyewa dari kalangan menengah kebawah. Pengelolaannya dilakukan pemerintah dan para penyewa harus mengikuti sederet pemeriksaan untuk dapat menyewa salah satu rusunawa.

  • Rusunami

Rumah susun jenis ini dapat dimiliki dengan melalui program angsuran. Seperti rusunawa, rusunami juga diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Namun calon penghuni akan diseleksi untuk menentukan apakah mereka berhak mendapatkan subsidi pembelian rumah dengan sistem angsuran ini.

  • Rumah Susun Khusus

Sesuai dengan namanya, rumah susun ini digunakan untuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Beberapa contohnya antara lain mereka yang berusia lanjut, warga yang terdampak program pembangunan pemerintah, tenaga kesehatan, dan masih banyak lagi.

  • Rumah Susun Negara

Untuk memfasilitasi warga, khususnya yang sedang menjalankan tugas negara. Selain sebagai tempat tinggal, rumah susun ini berfungsi juga sebagai sarana pembinaan keluarga dan sarana penunjang pelaksanaan tugas pejabat dan pegawai negeri.

  • Rumah Susun Komersil

Rusun ini biasa dikenal dengan nama apartemen. Pembangunannya ditujukan untuk masyarakat menengah keatas yang membutuhkan tempat tinggal. Pengelolaannya pun diakukan sepenuhnya oleh pihak swasta.

Beragam jenis rumah susun membuat banyaknya pilihan untuk tempat tinggal Anda. Namun, apabila tertarik untuk tinggal di Apartemen lokasi strategis di Jakarta Barat, cek pilihannya di sini.

3. Manfaat Rumah Susun

Pembangunan rumah susun dapat memberikan manfaat, baik bagi lingkungan maupun masyarakat (Nicolae Casîr-Pexels)
Pembangunan rumah susun dapat memberikan manfaat, baik bagi lingkungan maupun masyarakat (Nicolae Casîr-Pexels)

Pembangunan rumah susun dapat memberikan manfaat, baik bagi lingkungan maupun masyarakat (Nicolae Casîr-Pexels)

Hadirnya rumah susun tentunya memberikan berbagai manfaat yang menguntungkan bagi masyarakat. Menjadi solusi atas keterbatasan lahan agar masyarakat tetap bisa menikmati hunian layak. Inilah manfaat rumah susun.

  • Solusi masyarakat berpenghasilan rendah

Rusun menjadi salah satu jalan keluar bagi mereka yang ingin mendapatkan tempat tinggal dengan harga miring.

  • Efektivitas lahan

Meningkatnya jumlah penduduk tentunya membuat kebutuhan tempat tinggal meningkat. Sayangnya lahan pembangunan terus berkurang. Disinilah rumah susun menawarkan solusi untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal dengan memanfaatkan lahan yang kecil.

  • Pengembangan wilayah

Meningkatnya arus urbanisasi menyebabkan jumlah warga di kota-kota besar semakin membengkak. Akibatnya banyak bermunculan bangunan yang tidak mengindahkan aturan dasar keselamatan, kenyamanan, dan sanitasi. Hadirnya rusun dapat memenuhi kebutuhan warga terhadap bangunan layak huni.

Salah satu yang belakangan banyak tumbuh adalah rumah susun sederhana milik atau disingkat rusunami, baik yang bersubsidi maupun yang tidak. Perlu Anda ketahui, pengembang seringkali menggunakan istilah apartemen bersubsidi untuk rusunami. Padahal sesungguhnya pembeli memiliki pilihan dan syarat apakah termasuk yang akan mendapatkan subsidi dari pemerintah atau tidak.

4. Undang-Undang Rumah Susun

Pembangunan dan pemanfaatan rumah susun telah diatur dalam undang-undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah susun (Miles Rothoerl-Pexels)
Pembangunan dan pemanfaatan rumah susun telah diatur dalam undang-undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah susun (Miles Rothoerl-Pexels)

Pembangunan dan pemanfaatan rumah susun telah diatur dalam undang-undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah susun (Miles Rothoerl-Pexels)

Peraturan mengenai rumah susun telah diatur dalam Undang-Undang No.20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Mengikuti UU No.16 Tahun 1985 Tentang Rumah Susun, tujuan pembangunan rusun diutamakan untuk:

  • Penyediaan kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat, khususnya yang masih berpenghasilan rendah

  • Meningkatkan pemanfaatan lahan di wilayah perkotaan dengan tetap memperhatikan kelestarian alam dan terciptanya pemukiman yang serasi, lengkap, dan seimbang.

Selain itu, pembangunan rumah susun menyasar masyarakat dengan kategori:

  • Mereka yang terkena dampak proyek pembangunan dan peremajaan.

  • Mereka yang tinggal di lingkungan kumuh yang terkena dampak pembebasan.

  • Mereka yang berpenghasilan rendah antara Rp600.000-Rp1.500.000

Soal harga dan siapa yang berhak membeli rusunami telah diatur pemerintah melalui Menteri Keuangan, dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 269/PMK.010/2015 tentang Batasan Harga Jual Unit Hunian Rumah Susun Sederhana Milik dan Penghasilan Bagi Orang Pribadi Yang Memperoleh Unit Hunian Rumah Susun Sederhana Milik.

Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah Update 2021
Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah Update 2021

Beli Rumah

Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah Update 2021

Dalam PMK yang berlaku mulai 8 Januari 2016 tersebut, ditetapkan bahwa luas setiap Rusunami adalah 21 – 36 meter persegi. Harga jualnya pun dipatok tidak melebihi Rp250 juta. Siapa pembeli yang boleh mendapatkan apartemen bersubsidi?

Yaitu warga negara Indonesia berusia di atas 21 tahun atau sudah menikah, yang memiliki penghasilan tidak melebihi Rp7 juta per bulan. Rusunami yang akan dibeli itu merupakan hunian pertama yang dimiliki dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk kepemilikan rumah.

Dalam PMK juga disebut apartemen bersubsidi itu semestinya hanya digunakan sendiri oleh pembeli sebagai tempat tinggal, serta tidak dipindahtangankan dalam jangka waktu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lalu, bagaimana dengan kenyataan di lapangan dimana rusunami disewakan bahkan dipindahtangankan? Bisa jadi meski sama-sama bernama rusunami tapi pembeli tidak mendapat subsidi, sehingga disebut rusunami komersial. Mengingat harga hunian yang terus membubung, tak heran jika minat masyarakat untuk memiliki rusunami sangat tinggi. Bahkan Gubernur DKI menjadikan rusun sebagai salah satu janji.

Selain insting, sebagai konsumen Anda perlu jeli dan cermat saat mempertimbangkan hingga akhirnya memutuskan untuk membeli unit rumah susun. Kejelian Anda akan menghindari penyesalan di kemudian hari.

Di Cilangkap, Jakarta Timur, misalnya. Pemerintah Daerah DKI Jakarta tengah mempersiapkan rusunami dengan DP 0%, sebanyak 900 unit dan mulai dibangun pertengahan 2019. Sambutan untuk hunian ini memang luar biasa.

Apartemen dan Rusun di Bawah Rp500 Juta di Jakarta
Apartemen dan Rusun di Bawah Rp500 Juta di Jakarta

Banyak pilihan rusun dan apartemen di Bawah Rp500 Juta di Jakarta.

5. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Akan Membeli Rusun

Sebelum memutuskan untuk membeli atau menyewa unit rumah susun, Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting (Adrien Olichon-Pexels)
Sebelum memutuskan untuk membeli atau menyewa unit rumah susun, Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting (Adrien Olichon-Pexels)

Sebelum memutuskan untuk membeli atau menyewa unit rumah susun, Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting (Adrien Olichon-Pexels)

Sebelum merencanakan pembelian unit rumah susun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dari mulai hal sederhana seperti menentukan lokasi yang tepat hingga memilih antara membeli rumah susun baru ataupun bekas. Berikut beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan jika tertarik untuk membeli rumah susun sederhana milik:

  • Lokasi dan Akses Dekat Rumah Susun

Pemerintah masih akan membangun banyak rusunami. Kini tinggal Anda cermat mencari tahu di mana akan dibangun, misalnya dengan menghadiri pameran properti serta memasang telinga dan mata. Tak hanya di Jabodetak, seperti Kemayoran, Depok, dan Bekasi, rusunami juga dibangun di kota lain, seperti Karawang, Surabaya, Yogyakarta, Surakarta, dan Bandung.

Perhatikan, bandingkan, dan pertimbangkan akses kendaraan menuju lokasi, misalnya kereta dan angkutan umum menuju pusat kota dan tempat kerja. Dua hal ini, lokasi dan akses sangat memengaruhi jika Anda ingin tinggal di sana atau jika ingin menjadikannya sebagai aset untuk disewakan dan dijual suatu saat nanti.

Tak salah jika Anda juga melakukan riset dengan membandingkan rumah susun incaran Anda dengan apartemen-apartemen yang populer, dari sisi lokasi. Jangan lupa, perubahan infrastruktur secara massif di Jakarta dengan pembangunan MRT dan LRT di sekitarnya harus mempengaruhi pengambilan keputusan dalam memilih rumah susun. Semakin cepat jalur-jalur tersebut, semakin mudah Anda mengakses transportasi dan mobilitas setiap hari. Di masa depan, Anda pun dapat menyewakannya dengan harga yang menggiurkan.

  • Early Bird atau Tunggu Rumah Susun Jadi?

Jika setelah menimbang ini itu dan merasa lokasi dan aksesnya sangat oke, sehingga Anda mantap memilihnya, ada baiknya jika Anda tak berpikir terlalu lama untuk melanjutkan langkah selanjutnya. Membeli rusunami saat bangunan belum jadi, alias early bird memiliki keuntungan tersendiri.

Anda bisa memilih lokasi unit yang paling strategis, menghadap taman, atau tidak menghadap tembok gedung sebelah. Seperti juga proyek pengembangan properti lain, jika Anda membeli lebih awal, ada keuntungan harga yang lumayan.

Tapi bukan berarti sudah terlambat jika Anda ingin membeli rusunami yang sudah jadi. Mungkin harganya sedikit lebih mahal, tapi Anda bisa melihat bukti kualitas bangunan, fasilitas, dan perkembangan area sekitar rusunami.

  • Mau Beli Rumah Susun Bekas?

Tak semua rusunami berjalan ideal. Ada yang terbukti strategis dan berkembang pesat, ada juga yang tak didukung pembangunan kawasan sekitar, sehingga terasa terpencil. Melihat rusunami yang berkembang pesat, memanfaatkan harga yang melambung, tak sedikit pemilik yang kemudian menjual unit rusunami komersialnya.

Tip Rumah
Ingat, yang bisa dijual beli sewakan bukanlah unit rusunami bersubsidi yang ditujukan oleh pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu perhatikan baik-baik dokumennya.

Rusunami seperti juga apartemen memiliki jangka waktu penggunaan lahan, karenan itu perhatikan juga sisa waktu penggunaan bangunan dan lahan agar Anda tak rugi. Selain itu cari tahu lewat internet apakah ada keluhan dari penghuni lama yang bisa saja menimpa Anda jika membeli unit rusunami tersebut. Jangan lupa untuk memperhatikan lingkungan dan reputasi sekitar rusunami sebelum membeli, ya.

  • Perhatikan PPJB dari Rumah Susun

Sudah siap transaksi? Pastikan Anda mendapat dokumen Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) diberikan antara pihak pengembang kepada calon penghuni sebelum transaksi dilakukan atau sebelum pembangunan rumah susun selesai.

Cermati juga isinya, seperti kapan akta jual beli (AJB) akan diterima, apa kompensasi jika terjadi keterlambatan pembangunan atau ada ketidaksesuaian rencana. Jangan ragu untuk banyak bertanya pada pengembang agar mendapat kejelasan dalam berbagai hal. Ingat, Anda membeli unit rusunami dengan tujuan tertentu. Pastikan Anda mencapai tujuan itu dan tidak menyesal kemudian.

Ingin beli rumah inden tetapi ragu? sebaiknya Anda simak penjelasan di video ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel