Panduan Cara Membuat Septic Tank di Rumah

·Bacaan 9 menit
Panduan Cara Membuat Septic Tank di Rumah
Panduan Cara Membuat Septic Tank di Rumah

RumahCom - Semua orang pasti sadar bahwa septic tank atau tangki pembuangan limbah merupakan salah satu komponen utama yang dibutuhkan dari suatu rumah. Tanpa adanya septic tank sebagai area pembuangan, limbah para penghuni rumah tentu bisa menjadi masalah yang sangat besar. Maka dari itu, ada baiknya jika Anda mulai memperhatikan kualitas dari tangki pembuangan yang Anda miliki.

Dalam membuat septic tank tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Apabila dalam proses pembuatannya terdapat masalah maka otomatis tangki pembuangan limbah tidak akan berfungsi secara semestinya dan akan membuat masalah pencemaran di kemudian hari. Supaya Anda tidak salah dalam membuat septic tank di rumah, artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Pengertian dan Fungsi Septic Tank (Sepiteng)

  2. Jenis-Jenis Septic Tank (Sepiteng)

    1. Berdasarkan Sistem Kerja

    2. Berdasarkan Material

  3. Cara Membuat Septic Tank (Sepiteng) di Rumah

  4. Cara Merawat Septic Tank (Sepiteng)

  5. Hindari Kesalahan-Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Bikin Septic Tank (Sepiteng)

  6. Daftar Harga Septic Tank (Sepiteng) Terbaru

Panduan dan Tips Lengkap Beli Ruko
Panduan dan Tips Lengkap Beli Ruko

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

Panduan dan Tips Lengkap Beli Ruko

1. Pengertian dan Fungsi Septic Tank (Sepiteng)

Setiap rumah membutuhkan tangki pembuangan limbah khusus. (Foto: HomeGuide)
Setiap rumah membutuhkan tangki pembuangan limbah khusus. (Foto: HomeGuide)

Setiap rumah membutuhkan tangki pembuangan limbah khusus. (Foto: HomeGuide)

Di Indonesia, banyak yang menyebut tangki pembuangan ini dengan nama sepiteng. Secara umum, sepiteng adalah tangki yang dikubur di bawah tanah yang berfungsi sebagai tempat penampungan limbah manusia. Sepiteng memang harus ditanam di dalam tanah supaya limbah tersebut tidak bercampur dengan limbah lainnya. Selain itu, sepiteng yang biasa dikubur di bawah tanah biasanya terdiri dari dua bagian tangki. Tangki pertama adalah tangki utama sedangkan tangki kedua adalah tangki pembuangan.

Tangki pertama dalam septic tank merupakan area pertama yang akan dimasuki oleh limbah. Setelah itu, akan ada semacam lubang yang menghubungkan tangki pertama dengan tangki kedua. Lubang ini berfungsi supaya air kotor bisa masuk ke tangki kedua dan langsung dibuang ke dalam tanah. Tetapi, posisi lubang biasanya sedikit dalam sehingga limbah padat tidak akan ikut terbawa masuk ke tangki kedua dan dibuang ke tanah.

Baca Juga: Tips Sedot WC Terbaik dan Peralatannya Supaya Tidak Mampet

2. Jenis-Jenis Septic Tank (Sepiteng)

Septic tank memiliki jenis yang berbeda-beda menyesuaikan dengan kebutuhan rumah dan bangunan. (Foto: Angie’s List)
Septic tank memiliki jenis yang berbeda-beda menyesuaikan dengan kebutuhan rumah dan bangunan. (Foto: Angie’s List)

Septic tank memiliki jenis yang berbeda-beda menyesuaikan dengan kebutuhan rumah dan bangunan. (Foto: Angie’s List)

Mungkin selama ini Anda tidak menyadari bahwa sepiteng memiliki beberapa jenis yang berbeda-beda. Jenis tersebut bisa dibedakan dari sistem kerja dan bahan utama dari sepiteng tersebut. Setiap jenis juga biasanya digunakan pada rumah atau bangunan yang berbeda sekaligus menyesuaikan dengan fungsinya sendiri. Di bawah ini adalah beberapa jenis-jenis sepiteng berbeda yang ada di sekitar Anda:

1. Berdasarkan Sistem Kerja

Jenis yang pertama adalah sepiteng berdasarkan sistem kerja, di bawah ini adalah contohnya:

  • Bio Septic Tank atau sepiteng biotech adalah salah satu tangki pembuangan yang paling modern saat ini. Yang menjadi kelebihan dari bio septic tank adalah kemampuannya untuk mengolah limbah manusia supaya menjadi tidak berbau dan mencemari lingkungan sekitar. Sistem resapan yang baik juga tidak akan mencemari tanah di sekitarnya.

  • Septic tank tradisional adalah salah satu jenis sepiteng umum yang sering ditemui pada setiap rumah. Sepiteng jenis ini biasanya dijual dengan harga yang murah dan memiliki fungsi paling sederhana, yaitu untuk menyimpan limbah kotoran saja. Sepiteng tradisional tidak dibekali dengan sistem bio sehingga tidak terjadi pengolahan di dalamnya.

2. Berdasarkan Material

Sepiteng juga memiliki beberapa material berbeda yang bisa ditemui seperti berikut ini:

  • Yang pertama adalah sepiteng beton. Jenis ini merupakan salah satu jenis yang paling umum digunakan di Indonesia dengan alasan kekuatan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, semakin banyak masyarakat yang mengganti bahan beton dengan adukan semen biasa. Hal itu bukanlah suatu masalah selama fungsi dari septic tank masih berjalan normal.

  • Di Indonesia, besi bukanlah bahan yang umum digunakan untuk membuat sepiteng. Walau begitu, biaya yang cukup terjangkau membuat beberapa orang memilih menggunakan sepiteng jenis ini. Satu hal yang harus dipertimbangkan dalam menggunakan sepiteng jenis ini adalah masa gunanya. Dalam banyak kasus, bahan besi yang digunakan sebagai sepiteng akan mulai karatan setelah 20 sampai 25 tahun.

  • Bahan fiberglas menjadi pilihan karena tidak mudah bocor atau retak. Selain itu, bobotnya yang ringan membuat proses pemasangan tangki pembuangan ini menjadi cukup mudah. Sayangnya, ada kemungkinan fiberglas akan berubah bentuk jika tekstur dalam tanah berubah.

  • Bahan plastik sedikit mirip dengan bahan fiberglas karena materialnya memang mirip. Akan tetapi, tangki pembuangan jenis ini biasanya menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membuat septic tank dengan harga yang terjangkau.

  • Jenis aerobik adalah jenis yang paling berbeda karena fungsinya. Bahkan, jenis aerobik pada dasarnya merupakan jenis tangki cadangan yang biasanya digunakan saat tangki pembuangan utama sedang bermasalah. Walaupun fungsinya bukan sebagai sepiteng utama, ternyata jenis ini memiliki harga yang jauh lebih mahal. Selain itu, hanya bangunan-bangunan tertentu yang biasanya memiliki sepiteng jenis ini.

Tip Rumah

Buatlah perhitungan dari penggunaan dan kapasitas sepiteng yang ada pada rumah supaya isi dari sepiteng bisa sesuai dengan anggota keluarga yang ada di rumah Anda.

3. Cara Membuat Septic Tank (Sepiteng) di Rumah

Sepiteng perlu dibuat dengan benar supaya tidak mencemari lingkungan. (Foto: Flemington Precast)
Sepiteng perlu dibuat dengan benar supaya tidak mencemari lingkungan. (Foto: Flemington Precast)

Sepiteng perlu dibuat dengan benar supaya tidak mencemari lingkungan. (Foto: Flemington Precast)

Bagi Anda yang ingin membuat tangki pembuatan yang baik dan benar, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan. Langkah-langkah berikut digunakan dalam proses pembuatan tangki pembuangan atau sepiteng sederhana yang terbuat dari semen atau beton:

  • Langkah pertama adalah menggali area yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pembuangan.

  • Langkah kedua adalah membuat fondasi dasar dengan menggunakan dua tingkatan. Kedua tingkatan ini nanti akan digunakan sebagai tangki pertama dan kedua untuk septic tank.

  • Setelah selesai, lanjutkan dengan pembuatan dinding untuk sepiteng dengan semen ataupun beton. Jangan lupa, berikan lubang yang nantinya menjadi jalan keluar air dari tangki pertama ke tangki kedua.

  • Langkah berikutnya adalah memasang pipa yang akan digunakan untuk membuang limbah air dari tangki kedua.

  • Jika semuanya sudah selesai, maka Anda hanya perlu membuat cetakan untuk beton atau semen yang digunakan untuk menutup sepiteng yang sudah Anda buat.

  • Jika cetakan sudah selesai dan adukan sudah mengering, langkah berikutnya adalah menutup sepiteng yang sudah Anda buat sebelumnya. Kalau sudah, tutup kembali septic tank dengan menggunakan tanah. Dengan begitu, seluruh proses pembuatan selesai.

Saat mencari rumah, Anda juga harus mencari tahu tentang lokasi dan kondisi septic tank di rumah tersebut. Pastikan supaya kondisi dari sepiteng dalam keadaan yang baik supaya tidak menyusahkan Anda di kemudian hari. Cek perumahan di Kota Medan 3 kamar tidur bisa menjadi rekomendasinya.

4. Cara Merawat Septic Tank (Sepiteng)

Tangki pembuangan perlu dirawat supaya tidak rusak dan mencemari lingkungan. (Foto: A Pump Away Environmental)
Tangki pembuangan perlu dirawat supaya tidak rusak dan mencemari lingkungan. (Foto: A Pump Away Environmental)

Tangki pembuangan perlu dirawat supaya tidak rusak dan mencemari lingkungan. (Foto: A Pump Away Environmental)

Sampai sekarang, banyak sekali kasus kecelakaan karena tangki pembuangan ini meledak. Alasan utamanya adalah karena tidak kuat menampung gas yang keluar dari kotoran dan limbah yang menumpuk. Itu sebabnya, Anda perlu merawat tangki septic tank Anda dengan beberapa cara berikut ini:

  • Cara pertama adalah dengan mengurangi pembuangan air ke dalam tangki. Memang benar bahwa semua air kotor limbah rumah tangga akan masuk ke dalam tangki. Akan tetapi, bukan berarti Anda bisa secara berlebihan melakukan hal tersebut. Debit air yang terlalu banyak bisa secara perlahan merusak tangki septic tank Anda.

  • Jangan pernah membuang limbah yang tidak bisa hancur adalah langkah kedua yang perlu dilakukan. Walaupun sudah banyak orang yang paham dengan hal ini, ternyata masih banyak orang yang membuang sampah secara asal di dalam toilet. Perlu diketahui, sampah kertas maupun plastik tidak akan bisa meresap ke dalam tanah. Dengan kata lain, semua limbah tersebut akan mengendap dan bisa menyebabkan penyumbatan di pipa tangki.

  • Langkah berikutnya adalah dengan tidak membuang minyak bekas ke dalam tangki ini. Sadar atau tidak, banyak yang melakukannya dengan alasan yang cukup sederhana; karena itu mudah. Sayangnya, minyak bekas bisa menjadi kotoran yang nantinya menyumbat saluran pembuangan tangki ini.

  • Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan pembersihan rutin pada septic tank Anda. Walaupun hal ini hanya perlu dilakukan sekali setiap satu hingga dua tahun, akan tetapi ini menjadi hal yang sangat penting. Maka dari itu, jangan pernah lupa untuk membersihkan dan menguras sepiteng di rumah Anda.

5. Hindari Kesalahan-Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Bikin Septic Tank (Sepiteng)

Sepiteng yang dibuat secara sembarangan bisa menjadi pecah di kemudian hari. (Foto: Build With a Bang)
Sepiteng yang dibuat secara sembarangan bisa menjadi pecah di kemudian hari. (Foto: Build With a Bang)

Sepiteng yang dibuat secara sembarangan bisa menjadi pecah di kemudian hari. (Foto: Build With a Bang)

Walaupun proses pembuatan sepiteng terlihat cukup mudah, ternyata ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan banyak orang. Berikut beberapa kesalahan dalam pembuatan tangki pembuangan limbah yang harus Anda hindari:

  • Pilih jenis tangki sesuai dengan ukuran area yang Anda miliki. Secara umum, tangki pembuangan limbah memiliki bentuk vertikal dan horizontal. Kalau Anda memiliki area yang cukup luas, maka tangki horizontal bisa menjadi pilihan. Akan tetapi, kalau area yang Anda miliki terbatas, maka septic tank dengan bentuk vertikal adalah pilihan yang tepat.

  • Pastikan tangki tertutup dengan rapat. Hal ini biasa terjadi jika menggunakan sepiteng jenis semen atau beton. jadi, ada baiknya memberikan adukan semen terlebih dahulu sebelum menutup tangki pembuangan ini supaya bagian atas tertutup dengan rapat.

  • Pastikan tidak ada celah antara dinding luar tangki dengan tanah. Kalau perlu, padatkan tanah di sekeliling tangki supaya tangki pembuangan tidak bergerak sama sekali. Akan tetapi, jangan lakukan ini jika menggunakan bahan fiberglass atau plastik.

  • Pastikan limbah berupa air kotor bisa dibuang dengan baik dan benar supaya meresap ke dalam tanah.Tidak ada salahnya untuk mencoba septic tank terlebih dahulu dengan mengalirkan air. Jadi, kalau ada permasalahan pada pipa saluran pembuangan, bisa langsung diperbaiki.

  • Pastikan tidak ada kebocoran sedikit pun saat pemasangan pipa. Kebocoran adalah salah satu kendala yang umum ditemukan, terutama di bagian sambungan pipa. Hal ini karena banyak tukang yang menggunakan lem dengan kualitas yang kurang bagus atau juga terlalu sedikit menggunakan lem pipa.

6. Daftar Harga Septic Tank (Sepiteng) Terbaru

Sepiteng dengan teknologi terbaru biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal. (Foto: Senor Septic)
Sepiteng dengan teknologi terbaru biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal. (Foto: Senor Septic)

Sepiteng dengan teknologi terbaru biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal. (Foto: Senor Septic)

Berikut adalah informasi harga sepiteng model tanam yang bisa langsung dipasang tanpa proses yang lama:

Merek/Tipe

Ukuran (P x L x T)

Kapasitas

Harga

JRF-5V

90 x 90 x 100

500 liter

Rp1.500.000

JRF-10V

120 x 120 x 110

1000 liter

Rp2.750.000

JRF-20V

140 x 140 x 135

2000 liter

Rp5.850.000

JRF-25H

150 x 150 x 145

2500 liter

Rp7.550.000

JRF-50H

150 x 150 x 300

5000 liter

Rp13.200.000

JRF-100H

175 x 175 x 400

10000 liter

Rp25.350.000

Itulah pembahasan lengkap mengenai panduan cara membuat septic tank di rumah, jenis-jenisnya beserta rincian harga yang bisa menjadi referensi terbaik bagi Anda dalam membuat sepiteng di rumah. Pastikan untuk selalu menjaga kondisi sepiteng supaya bisa awet dan mampu untuk digunakan dalam waktu yang lama.

Jangan terburu-buru! Cek video yang informatif berikut ini terlebih dahulu untuk mengetahui cara dan tahapan membeli rumah lelang bank dengan benar!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel