Panduan Isolasi Mandiri (Isoman) COVID-19 Di Rumah Sendiri

·Bacaan 9 menit
Panduan Isolasi Mandiri (Isoman) COVID-19 Di Rumah Sendiri
Panduan Isolasi Mandiri (Isoman) COVID-19 Di Rumah Sendiri

RumahCom - Covid-19 merupakan salah satu virus yang sangat berbahaya dan proses penularannya bisa terjadi dengan sangat cepat. Apabila Anda merasakan gejala Covid-19 seperti kehilangan rasa makanan dan kemampuan untuk mencium, maka salah satu langkah awal yang bisa Anda lakukan supaya tidak menularkannya kepada orang lain lagi adalah dengan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah sendiri.

Simak tips dan panduan lengkap isolasi mandiri melalui artikel berikut ini:

  1. Pengertian Isolasi Mandiri atau Isoman

  2. Kriteria yang Bisa Melakukan Isolasi Mandiri

  3. 12 Langkah Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah Sendiri

    1. Usahakan Untuk Selalu Berada di Rumah

    2. Siapkan Sebuah Ruang Khusus Untuk Isolasi di Rumah

    3. Gunakan Terus Masker Selama di Rumah

    4. Pisahkan Diri Anda dengan Hewan Peliharaan

    5. Perhatikan Gejala yang Ada di Tubuh Anda

    6. Siapkan Selalu Vitamin dan Berbagai Obat-Obatan

    7. Konsumsilah Makanan yang Menyehatkan

    8. Berolahraga Setiap Hari

    9. Cucilah Pakaian Anda Sendiri untuk Mencegah Penyebaran Virus

    10. Gunakan Peralatan Makan Khusus untuk Anda Sendiri

    11. Bersihkan Seluruh Permukaan Benda yang Ada di Ruangan Isolasi

    12. Istirahatlah Dengan Cukup Supaya Tubuh Bisa Lebih Kuat

  4. Jangka Waktu Isolasi Mandiri di Rumah

  5. Daftar Alat Kesehatan yang Wajib Ada Saat Isolasi Mandiri

Panduan Beli Rumah Bekas Beserta Plus Minusnya
Panduan Beli Rumah Bekas Beserta Plus Minusnya

Membeli Rumah, Ruko dan Apartemen Lainnya

Panduan Beli Rumah Bekas Beserta Plus Minusnya

1. Pengertian Isolasi Mandiri atau Isoman

Isolasi mandiri bisa menjadi solusi bagi penderita Covid-19 ringan. (Foto: Pexels - Two Dreamers)
Isolasi mandiri bisa menjadi solusi bagi penderita Covid-19 ringan. (Foto: Pexels - Two Dreamers)

Isolasi mandiri bisa menjadi solusi bagi penderita Covid-19 ringan. (Foto: Pexels - Two Dreamers)

Sejak memasuki tahun 2021, angka penderita Covid-19 terus mengalami peningkatan secara drastis di Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyak sekali rumah sakit, terutama di Pulau Jawa mengalami over capacity dan mengakibatkan tidak semua penderita Covid-19 bisa ditampung oleh rumah sakit. Hal ini mengakibatkan pemerintah mengeluarkan anjuran bagi siapa saja yang terkena dan menderita gejala Covid-19 yang ringan bisa melakukan isolasi mandiri atau isoman di rumah masing-masing.

Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan isolasi mandiri atau isoman itu? Dilansir dari Public Health Matters, isolasi mandiri adalah sebuah langkah dalam menghentikan penyebaran virus Covid-19 yang bisa dilakukan oleh seorang individu di rumah atau huniannya masing-masing yang sudah disiapkan terpisah dari orang lain.

Inilah beberapa poin penting dalam melakukan isolasi mandiri yang perlu Anda ikuti:

  • Berdiam diri di dalam rumah, hindari untuk berpergian ke luar.

  • Tidak bekerja secara langsung atau Work From Office (WFO), semua dilakukan secara Work From Home atau WFH.

  • Hindari pengunjung untuk bertamu atau datang ke rumah Anda.

Baca Juga: Tips Efektif Kerja Dari Rumah

2. Kriteria yang Bisa Melakukan Isolasi Mandiri

Selalu cuci tangan Anda hingga bersih untuk mengurangi penyebaran virus. (Foto: Pexels - Ketut Subiyanto)
Selalu cuci tangan Anda hingga bersih untuk mengurangi penyebaran virus. (Foto: Pexels - Ketut Subiyanto)

Selalu cuci tangan Anda hingga bersih untuk mengurangi penyebaran virus. (Foto: Pexels - Ketut Subiyanto)

Tidak semua penderita Covid-19 bisa melakukan isolasi mandiri. Apabila Anda merasa gejala dari Covid-19 cukup berat, maka jangan menyembunyikannya dan segeralah pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan dengan cepat. Supaya tidak salah, di bawah ini adalah beberapa kriteria yang bisa melakukan isolasi mandiri di rumah:

  • Apabila Anda baru saja selesai pulang dari perjalanan jauh atau pergi berkunjung dari kerabat yang sedang sakit, maka Anda harus melakukan isolasi mandiri di rumah setidaknya selama 2 minggu. Isoman perlu dilakukan supaya Anda bisa mencegah menulari orang lain apabila ternyata Anda adalah Orang Tanpa Gejala atau OTG.

  • Anda juga perlu melakukan isolasi mandiri apabila telah melakukan kontak dengan orang lain yang telah terkonfirmasi positif oleh Covid-19. Isoman perlu dilakukan supaya Anda bisa mengetahui apakah tubuh Anda juga terjangkit oleh Covid-19.

  • Setelah melakukan pemeriksaan swab PCR dan terkonfirmasi positif oleh Covid-19 namun Anda tidak mengalami gejala atau teridentifikasi sebagai OTG atau Orang Tanpa Gejala.

  • Apabila Anda positif Covid-19 dan mengalami gejala ringan seperti batuk, demam hingga kehilangan kemampuan indera perasa, Anda masih bisa melakukan isoman sendiri di rumah.

  • Sudah terkonfirmasi positif Covid-19 pada saat exit test masa karantina.

  • Isolasi mandiri juga hanya boleh dilakukan apabila Anda tidak memiliki penyakit penyerta lainnya seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi hingga penyakit paru-paru yang bisa menyebabkan sesak nafas.

  • Tersedianya ruangan khusus yang terpisah dari anggota keluarga lainnya di rumah. Seorang yang melakukan isolasi mandiri tidak boleh digabung dengan anggota keluarga lainnya yang sehat karena bisa menulari yang lainnya dalam waktu yang sangat cepat.

Tip Rumah

Sediakan selalu <em>hand sanitizer </em>dan disinfektan di dalam ruangan isolasi mandiri untuk selalu menjaga kebersihan dari ruangan tersebut.

3. 12 Langkah Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah Sendiri

Siapkan seluruh kebutuhan sehari-hari seperti vitamin dan makanan supaya Anda bisa tetap dalam keadaan segar. (Foto: Pexels - Anna Shvets)
Siapkan seluruh kebutuhan sehari-hari seperti vitamin dan makanan supaya Anda bisa tetap dalam keadaan segar. (Foto: Pexels - Anna Shvets)

Siapkan seluruh kebutuhan sehari-hari seperti vitamin dan makanan supaya Anda bisa tetap dalam keadaan segar. (Foto: Pexels - Anna Shvets)

Sangat penting untuk melakukan isolasi mandiri dengan benar di rumah Anda sendiri supaya tidak menulari penyakit Covid-19 kepada orang lain. Supaya Anda bisa melakukan isoman dengan benar di rumah sendiri, Anda bisa mengikuti langkah mudahnya seperti berikut ini:

1. Usahakan Untuk Selalu Berada di Rumah

Sesuai dengan namanya, isolasi mandiri mengharuskan Anda untuk selalu berada di dalam rumah. Hal ini dimaksudkan supaya Anda tidak menjadi pusat penyebaran dari virus. Hindari untuk bepergian keluar rumah kecuali memang mendesak untuk memeriksa kondisi kesehatan Anda.

2. Siapkan Sebuah Ruang Khusus Untuk Isolasi di Rumah

Sekalipun sudah di rumah, Anda juga harus khusus menyiapkan ruang atau kamar khusus untuk isoman. Ruangan khusus dimaksudkan supaya Anda terpisah dari anggota keluarga dan tidak ada kontak langsung dengan anggota keluarga lainnya di rumah.

3. Gunakan Terus Masker Selama di Rumah

Meskipun Anda berdiam di dalam kamar, ada baiknya untuk selalu menggunakan masker sebagai salah satu langkah pencegahan penularan virus. Meskipun berat, menggunakan masker sangat ampuh untuk mengurangi risiko sekalipun Anda tidak memiliki gejala apapun.

4. Pisahkan Diri Anda dengan Hewan Peliharaan

Tahukah Anda bahwa hewan peliharaan juga bisa tertular oleh virus Covid-19? Apabila Anda punya hewan peliharaan di rumah, pastikan supaya hewan tersebut tidak berada di dalam satu ruangan bersama Anda untuk menghindari hewan peliharaan tersebut menjadi carrier dan membawa virus.

5. Perhatikan Gejala yang Ada di Tubuh Anda

Pastikan untuk selalu memperhatikan gejala yang Anda alami selama melakukan isolasi mandiri. Setiap gejala yang ada bisa menjadi sebuah penentu apakah Covid-19 yang Anda derita menjadi lebih parah atau tidak.

6. Siapkan Selalu Vitamin dan Berbagai Obat-Obatan

Vitamin merupakan salah satu suplemen yang sangat baik bagi tubuh, terutama bagi Anda yang sedang sakit. Pastikan untuk selalu menyiapkan stok Vitamin C, D3 dan Vitamin B supaya tubuh Anda bisa tetap terasa segar. Jangan lupa juga untuk menyiapkan obat-obatan apabila Anda merasa demam atau mengalami batuk.

7. Konsumsilah Makanan yang Menyehatkan

Makanan merupakan salah satu sumber asupan gizi yang paling penting bagi tubuh. Oleh karena itulah, Anda yang sedang melakukan isolasi mandiri harus selalu mengonsumsi aneka makanan yang menyehatkan supaya tubuh bisa tetap segar dan tidak kekurangan kalori.

8. Berolahraga Setiap Hari

Usahakan untuk selalu berolahraga setiap hari di dalam kamar Anda. Olahraga yang dilakukan tidak harus bersifat heavy impact atau berat. Lakukan olahraga yang ringan seperti berlari-lari di tempat hingga melakukan push up dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Tubuh yang terus digerakkan akan terasa lebih segar dan Anda tidak akan merasa lelah.

9. Cucilah Pakaian Anda Sendiri untuk Mencegah Penyebaran Virus

Virus bisa menempel pada pakaian Anda dalam waktu yang lama. Usahakan untuk segera mencuci pakaian yang sudah Anda pakai dengan segera untuk mencegah pakaian Anda menjadi pusat penyebaran virus.

10. Gunakan Peralatan Makan Khusus untuk Anda Sendiri

Bagi Anda yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah, pastikan untuk selalu menggunakan peralatan makan Anda sendiri dan tidak digunakan oleh anggota keluarga lainnya. Meskipun peralatan makan sudah dicuci, masih terdapat kemungkinan virus bisa menempel dan menyebar ke anggota keluarga Anda lainnya.

11. Bersihkan Seluruh Permukaan Benda yang Ada di Ruangan Isolasi

Selama Anda setiap hari berada di dalam kamar, usahakan untuk selalu membersihkan seluruh permukaan benda yang ada di ruangan kamar isolasi mandiri. Virus-virus yang dibiarkan terlalu lama menempel di permukaan bisa menjadi sangat berbahaya dan virus tersebut bisa terbang dan menular kepada orang lain.

12. Istirahatlah Dengan Cukup Supaya Tubuh Bisa Lebih Kuat

Istirahat merupakan salah satu cara terbaik bagi tubuh supaya bisa melakukan recovery. Apabila Anda sedang sakit, usahakan untuk mengistirahatkan tubuh Anda dengan cukup supaya tubuh Anda bisa menyembuhkan penyakit dan melawan virus dengan baik.

Rumah memang sebagai tempat berlindung yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Sedang mencari hunian di Surabaya status SHM dengan 3 KT? Ini pilihan untuk Anda.

4. Jangka Waktu Isolasi Mandiri di Rumah

Selalu gunakan masker ketika Anda sedang melakukan isolasi di rumah. (Foto: Pexels - Anthony Shkraba)
Selalu gunakan masker ketika Anda sedang melakukan isolasi di rumah. (Foto: Pexels - Anthony Shkraba)

Selalu gunakan masker ketika Anda sedang melakukan isolasi di rumah. (Foto: Pexels - Anthony Shkraba)

Anda tidak bisa secara sembarangan melakukan isolasi mandiri tanpa adanya waktu sebagai acuan yang tepat. Seperti yang dilansir dari Kontan Sehat, apabila Anda tidak memiliki gejala atau OTG maka waktu isolasi mandiri minimal yang diperlukan adalah minimal 10 hari ditambah 3 hari tanpa gejala yang dihitung berdasarkan sejak pertama kali Anda mulai isolasi.

Namun, apabila Anda terbukti positif Covid-19 dengan gejala maka Anda perlu melakukan isolasi mandiri setidaknya selama 14 hari ditambah dengan 3 hari tanpa gejala. Setelah itu, Anda harus langsung melakukan swab PCR kembali sampai hasil menunjukkan negatif.

5. Daftar Alat Kesehatan yang Wajib Ada Saat Isolasi Mandiri

Jangan lupa untuk melakukan sterilisasi rumah dan ruangan Anda seusai melaksanakan isolasi mandiri. (Foto: Pexels - Matilda Wormwood)
Jangan lupa untuk melakukan sterilisasi rumah dan ruangan Anda seusai melaksanakan isolasi mandiri. (Foto: Pexels - Matilda Wormwood)

Jangan lupa untuk melakukan sterilisasi rumah dan ruangan Anda seusai melaksanakan isolasi mandiri. (Foto: Pexels - Matilda Wormwood)

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terdapat beberapa daftar alat kesehatan yang wajib Anda miliki selama menjalankan proses isolasi mandiri di rumah. Berikut ini adalah rincian peralatannya:

  • Masker medis dan masker kain merupakan hal wajib yang perlu Anda miliki. Untuk mencegah penyebaran varian Delta Covid-19 Anda perlu menggunakan setidaknya dua lapis masker.

  • Alat pemeriksa saturasi oksigen atau disebut sebagai Oxymeter yang dipasang di jari. Bagi penderita Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang bisa mengalami saturasi oksigen dalam jumlah yang sangat rendah. Oleh karena itulah Anda perlu memperhatikan tingkat oksigen yang ada di tubuh Anda.

  • Anda juga perlu menyiapkan termometer tubuh untuk mengetahui kondisi dari suhu tubuh Anda setiap waktu. Dengan melakukan monitor suhu tubuh secara rutin juga bisa menjadi acuan bagi Anda untuk mengonsumsi obat penurun demam.

  • Apabila Anda mengalami gejala yang parah, siapkan sebuah tabung oksigen berukuran kecil yang sudah terhubung dengan alat respirator. Oksigen yang terhubung dengan respirator bisa digunakan dalam waktu setidaknya sekitar 3 sampai 5 jam.

Itulah panduan lengkap mengenai cara melakukan isolasi mandiri atau isoman Covid-19 di rumah Anda sendiri. Pastikan untuk selalu menjaga protokol kesehatan untuk mengurangi penyebaran virus pada kerabat dan keluarga Anda.

Jangan sampai terjebak hutang! Cek video yang informatif berikut ini untuk mempelajari cara membuat financial planning agar Anda bisa terbebas dari hutang!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel