Panduan Lengkap untuk Budidaya Tanaman Singkong di Rumah

·Bacaan 7 menit

RumahCom - Melakukan budidaya dan menanam tanaman sendiri di rumah adalah salah satu hal positif yang bisa Anda lakukan di rumah. Mengurus tanaman bisa memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah untuk mengisi luang waktu kosong Anda. Ada banyak sekali jenis tanaman yang bisa Anda coba untuk tanam dan budidayakan sendiri di rumah. Anda bisa mencoba mulai dari tanaman hias hingga tanaman singkong.

Singkong adalah salah satu jenis umbi yang bisa dikonsumsi dengan mudah dan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Singkong juga merupakan sebuah makanan pokok dengan kandungan karbohidrat yang kompleks dalam jumlah yang tinggi dan bisa menggantikan peran dari nasi sebagai makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Agar Anda bisa menanam dan membudidayakan tanaman singkong sendiri di rumah maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Budidaya Tanaman Singkong

    1. Cek Kondisi Ketersediaan Lahan

    2. Menyiapkan Bibit

    3. Menanam Bibit pada Lahan atau Tanah

    4. Melakukan Pemeliharaan

  2. Rahasia Tanaman Singkong Bagi Kesehatan

  3. Olahan Singkong Jadi Bisnis Rumahan

    1. Timus

    2. Gethuk

    3. Tape

    4. Tiwul

    5. Combro

    6. Keripik Singkong

    7. Cenil

1. Budidaya Tanaman Singkong

Singkong merupakan sumber karbohidrat yang baik. (Foto: The Spruce Eats)
Singkong merupakan sumber karbohidrat yang baik. (Foto: The Spruce Eats)

Singkong merupakan sumber karbohidrat yang baik. (Foto: The Spruce Eats)

Dalam sejarahnya, tanaman singkong merupakan salah satu makanan utama di Indonesia, terutama pada Indonesia bagian Timur. Namun, pada Indonesia bagian Barat ternyata singkong adalah makanan pokok yang dikonsumsi dan menggantikan keberadaan nasi. Tanaman ini juga termasuk ke dalam kategori makanan yang bebas gluten sehingga aman untuk dikonsumsi oleh siapa saja.

Singkong sendiri saat ini sudah bisa Anda dapatkan dengan mudah di mana saja. Akan tetapi, Anda juga bisa memilih untuk melakukan budidaya tanaman singkong sendiri di rumah sebagai salah satu cara agar Anda bisa belajar untuk memelihara tanaman sendiri. Di bawah ini adalah beberapa tahapan untuk melakukan budidaya tanaman singkong yang bisa Anda ikuti dengan mudah:

1. Cek Kondisi Ketersediaan Lahan

Singkong adalah salah satu tanaman yang fleksibel dan bisa tumbuh pada ketinggian tanah mulai dari 10 hingga 1500 mdpl. Karena fleksibilitasnya itulah yang menjadikan siapa saja bisa melakukan budidaya tanaman singkong sendiri. Selain itu, tanaman singkong juga membutuhkan tanah dengan struktur gembur dan mempunyai banyak kandungan organik agar bisa tumbuh dengan baik. Tanah juga harus memiliki kadar pH dengan kisaran angka mulai dari 4.5 hingga 8.0 agar tanaman bisa tumbuh sempurna.

Jika lahan yang akan ditanam kurang cukup gembur, siapkanlah pupuk dengan takaran yang pas dan tidak berlebih. Apabila di dalam tanah kandungan pupuknya terlalu banyak maka tanah akan menjadi panas dan tingkat keasamannya akan meningkat pesat.

Seperti yang dikutip dari Homeguides SFGate, tanaman singkong setidaknya membutuhkan waktu selama 8 bulan di bawah hangatnya udara matahari. Tanaman ini juga perlu ditanam pada daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi agar tidak mengering. Jika cuaca sedang kering, pastikan agar Anda selalu memberikan penyiraman secara berkala.

2. Menyiapkan Bibit

Tanaman singkong adalah umbi-umbian yang tumbuh dari hasil stek batang bagian bawah sebagai bibitnya. Carilah tanaman singkong indukan yang memiliki usia mulai dari 10 hingga 12 bulan dan berukuran sedang. Tanaman induk yang masih muda umumnya belum memiliki tunas agar proses stek batang bisa menjadi sukses.

Ketahui prosedur membeli properti bagi WNA melalui video yang menarik dan informatif berikut ini!

3. Menanam Bibit pada Lahan atau Tanah

Setelah tanah dan bibit sudah Anda siapkan, barulah proses penanaman bisa berlangsung. Potong dan bentuk meruncing ujung bagian bawah dari stek batang barulah tanamkan hingga kedalaman 10 cm. Namun apabila tanah yang akan ditanamkan memiliki kelembaban tinggi, jangan tanamkan stek batang tersebut terlalu dalam.

4. Melakukan Pemeliharaan

Tanaman tidak akan bisa tumbuh dengan baik apabila tidak dirawat. Sama halnya dengan tanaman singkong perlu untuk Anda rawat agar bisa menghasilkan kualitas umbi yang bagus. Tahapan awal yang harus dilakukan setelah proses penanaman adalah dengan cara memeriksa apakah terdapat bibit yang gagal tumbuh. Cabutlah bibit yang gagal tersebut dan gantilah dengan bibit stek yang baru.

Pastikan agar tidak ada rumput liar yang tumbuh dan mengganggu pertumbuhan dari tanaman singkong. Rumput liar atau gulma bisa menyerap berbagai sari yang ada di dalam tanah dan menjadikan tanaman singkong tidak bisa mendapatkan gizi secara maksimal.

Tunas yang tumbuh dari tanaman juga perlu Anda potong agar tanaman tidak tumbuh terlalu besar dan memakan tempat yang banyak di lahan yang Anda miliki. Selain itu juga tunas tersebut bisa dimanfaatkan untuk menjadi sebuah bibit tanaman singkong baru di kemudian hari.

Dalam proses pemeliharaan tanaman singkong, pastikanlah agar kondisi tanah tidak terlalu kering dan usahakan agar terus selalu dalam keadaan yang lembab. Usahakan juga untuk menggunakan sistem pengairan secara tidak langsung untuk menghindari tanaman menjadi busuk yang diakibatkan berlebihnya pemberian air.

2. Rahasia Tanaman Singkong Bagi Kesehatan

Tanaman singkong memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. (Foto: Aruba Today)
Tanaman singkong memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. (Foto: Aruba Today)

Tanaman singkong memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. (Foto: Aruba Today)

Singkong dikenal sebagai salah satu umbi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dilansir dari Medical News Today, tanaman singkong memiliki kandungan vitamin C, thiamin, riboflavin serta niacin yang tinggi. Tidak hanya itu saja, singkong juga mempunyai kandungan lemak yang sangat rendah sehingga bisa menjadi salah satu makanan diet yang menyehatkan.

Kandungan serat yang sangat tinggi juga terbukti ampuh untuk menyehatkan kondisi lambung dan sistem pencernaan tubuh. Jika Anda memiliki masalah untuk membuang air besar maka Anda bisa mengonsumsi singkong secara rutin untuk memperlancar kembali siklus buang air besar.

3. Olahan Singkong Jadi Bisnis Rumahan

Singkong bisa diolah menjadi sesuatu yang menguntungkan. (Foto: Ubud Food Festival)
Singkong bisa diolah menjadi sesuatu yang menguntungkan. (Foto: Ubud Food Festival)

Singkong bisa diolah menjadi sesuatu yang menguntungkan. (Foto: Ubud Food Festival)

Setelah Anda sukses untuk melakukan budidaya tanaman singkong di rumah sendiri maka Anda bisa memanfaatkan hasil panen dari tanaman singkong tersebut untuk diolah menjadi sesuatu yang menguntungkan. Dilansir dari IDN Times, inilah beberapa olahan singkong yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi bisnis rumahan:

1. Timus

Olahan tanaman singkong yang bisa Anda manfaatkan untuk menjadi bisnis rumahan yang pertama adalah timus. Timus merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang saat ini sudah mulai menghilang dan dilupakan. Timus dibuat dengan bahan dasar utama singkong parut yang dikombinasikan dengan kelapa parut untuk menghasilkan sebuah jajanan tradisional yang memiliki rasa manis dan gurih.

2. Gethuk

Siapa yang tidak mengenal salah satu makanan tradisional yang populer dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gethuk adalah salah satu jajanan pasar yang terbuat dari singkong yang sudah direbus dan ditumbuk sampai menjadi halus. Gethuk juga umumnya disajikan dengan sedikit taburan kelapa parut untuk menambah gurih dari rasanya. Anda bisa membuat gethuk dan menjualnya melalui berbagai marketplace daring.

Baca Juga: 12 Bisnis Makanan Ringan Murah Meriah

3. Tape

Tape atau bisa disebut juga sebagai peuyeum merupakan makanan ringan yang dibuat dari hasil olahan tanaman singkong yang sudah melalui proses fermentasi. Untuk membuatnya, Anda bisa menggunakan singkong yang sudah matang lalu ditambahkan ragi untuk menciptakan tape singkong yang memiliki struktur empuk dengan rasa yang manis.

Tip Rumah

Semakin lama Anda menyimpan tape singkong untuk fermentasi maka rasanya akan semakin asam dan kuat.

4. Tiwul

Tiwul adalah salah satu jajanan tradisional yang terbuat dari singkong yang sudah dikeringkan lalu ditumbuk halus. Kuliner khas Gunung Kidul ini mempunyai perpaduan rasa yang manis dan memiliki warna kecoklatan yang sangat indah dan membuat lidah bergoyang.

5. Combro

Combro atau bisa disebut sebagai oncom yang di jero adalah salah satu makanan hasil olahan singkong yang sudah diparut secara kasar. Parutan singkong kasar tersebut diisi dengan oncom pada bagian dalamnya dan digoreng hingga berwarna kecoklatan. Biasanya combro juga memiliki cita rasa asin yang gurih dan tidak sedikit yang menambahkan cabai untuk memberikan tambahan rasa pedas di dalamnya.

6. Keripik Singkong

Keripik singkong adalah salah satu olahan singkong yang sangat mudah untuk Anda buat sendiri di rumah. Carilah singkong yang sudah matang dan siap matang, lalu Anda bisa potong secara tipis agar bisa menjadi renyah ketika digoreng kering. Bubuhkan keripik singkong yang sudah digoreng tersebut dengan berbagai bumbu penyedap untuk menambah cita rasa yang lebih nikmat lagi.

4 Jurus Aman Beli Rumah Indent
4 Jurus Aman Beli Rumah Indent

Membeli Rumah, Ruko dan Properti Lainnya

4 Jurus Aman Beli Rumah Indent

7. Cenil

Cenil adalah salah satu jajanan pasar yang terbuat dari pati singkong dan sudah semakin jarang untuk ditemukan saat ini. Cenil memiliki bentuk bulat kecil atau kotak dan diberikan warna untuk menarik perhatian. Agar lebih nikmat, cenil biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan disiram dengan gula merah cair sebagai pelengkapnya.

Jika Anda tekuni, maka bisnis rumahan dengan olahan singkong bisa berkembang pesat. Selain itu Anda juga bisa memiliki hunian idaman dari bisnis rumahan tersebut. Cek dulu rekomendasi perumahan Rp500-Rp600 juta di Jawa Tengah yang modern dan nyaman.

Itulah pembahasan mengenai panduan budidaya tanaman singkong yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan mudah. Pastikan agar Anda merawat tanaman singkong dengan baik dan memastikan agar tercukupi dalam pemberian air dan pupuk supaya tanaman singkong tersebut bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan umbi yang besar dan memiliki rasa manis. Selamat mencoba!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya