Pangdam Cenderawasih Lantik 549 Putra Papua Jadi Prajurit TNI AD

Lis Yuliawati, Aman Hasibuan (Papua)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sejumlah 594 mantan Prajurit Siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) TNI-AD mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI-AD Gel.II TA. 2020 OV TA.2021, Sabtu, 10 April 2021. Mereka dilantik setelah menempuh pendidikan selama lima bulan di Rindam XVII/Cenderawasih.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah secara virtual, di Aula Tonny A Rompis Makodam XVII/Cenderawasih dan di Gedung Serbaguna Rindam XVII/Cenderawasih, dengan mematuhi aturan protokol kesehatan.

Dalam amanatnya, Pangdam mengucapkan selamat dan sukses kepada mantan prajurit siswa yang telah dilantik sebagai prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua.

“Selamat dan sukses kepada mantan prajurit siswa yang telah dilantik menjadi prajurit TNI AD dan berhak menyandang pangkat Prajurit Dua,” ujar Pangdam.

Selanjutnya, Pangdam memberikan beberapa penekanan kepada para mantan siswa untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan, serta menjaga loyalitas sebagai prajurit TNI AD kepada NKRI dan sekaligus menjaga nama baik TNI AD dimana pun berada.

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan untuk meningkatkan semangat, motivasi, disiplin dan jiwa korsa serta tekat yang bulat untuk menjadi prajurit TNI AD yang profesional.

"Jadilah prajurit yang selalu mencintai dan dicintai rakyat. Hindari sikap dan perilaku yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat serta merusak citra TNI AD," ujar Jenderal Bintang Dua di Kodam XVII/Cenderawasih.

Pangdam juga menekankan, agar para prajurit yang dilantik untuk mengasah terus pengetahuan dan keterampilan yang telah ditempuh selama menjalani pendidikan, agar menjadi prajurit yang tangguh, tanggap, tanggon dan trengginas sehingga menjadi pengawal tetap berkibarnya bendera Merah Putih dan menjaga kedaulatan NKRI.

"Pegang teguh sumpah yang telah diucapkan karena sumpah adalah janji suci seorang prajurit yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Esa. Jadikan landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian sebagai prajurit TNI AD," kata Pangdam.