Pangdam Mau Hajar Pengganggu Jakarta, Baliho Rizieq Shihab Dicopot TNI

Rifki Arsilan
·Bacaan 3 menit

VIVA – Selamat pagi para pembaca setia VIVA Militer di mana pun berada. Sebelum memulai aktivitas hari ini, Kamis, 19 November 2020, seperti biasanya kami akan mengulas lima berita terpopuler VIVA Militer sehari kemarin.

Berita terpopuler pertama tentang kisah perjalanan karir militer seorang Jenderal Kopassus yang sempat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dua periode sejak tahun 1997-2007, yaitu Jenderal TNI (Purnawirawan) Sutiyoso.

Ya, Jenderal Sutiyoso memang dikenal sebagai salah satu tokoh militer yang memiliki sejumlah pengalaman di dunia militer yang sangat luar biasa. Sejumlah operasi militer mulai dari operasi militer di Aceh hingga Operasi Seroja di Timor-Timur pernah dilaluinya.

Dia juga memiliki kedekatan dengan para Perwira Tinggi Kopassus lainnya yang saat ini membantu Presiden Jokowi dalam memimpin pemerintahan ini. Ingin tahu bagaimana perjalanan karir militer Jenderal Sutiyoso? Dan penasaran dengan kedekatan dia dengan dua jenderal TNI yang saat ini membantu Presiden Jokowi?

Untuk mengetahui lebih jauh itu semua, silahkan baca dan klik link di bawah ini.

Letjen TNI Sutiyoso: Saya Tahu Prabowo, Luhut Saya Panggil Gajah

Berita terpopuler kedua yaitu tentang peringatan keras dari Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abduracham kepada setiap orang maupun kelompok yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan di Jakarta dan sekitarnya.

Tentunya Pangdam Jaya memiliki kekuatan pasukan yang siap diterjunkan kapan saja dan di mana saja untuk menghadapi kelompok-kelompok yang mencoba menganggu ketertiban masyarakat di Jakarta Raya.

Ingin tahu seberapa besar kekuatan pasukan yang dimiliki Pangdam Jaya/Jayakarta untuk menghabiskan para pengganggu NKRI di Jakarta Raya? silahkan baca dan klik link berita di bawah ini.

Mau Hajar Pengganggu Jakarta, Mayjen TNI Dudung Punya Pasukan Besar

Diurutan ketiga ada pemberitaan tentang proses pemakaman seorang prajurit TNI AD bernama Kolonel Inf Yusa Aulia yang tewas di Manokwari, Papua. Kolonel Inf Yusa meninggal dunia dalam kecelakaan laut ketika melakukan penyelaman di perairan Pantai Raimuti, Manokwari pada hari Senin, 16 November 2020 lalu.

Perwira Menengah TNI AD yang menjabat sebagai Pamen Ahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Lingkungan Hidup Pangdam XVIII/Kasuari itu dimakamkan di kampung halamannya, Semarang, Jawa Tengah.

Cerita lengkap tentang prosesi pemakaman Kolonel Inf Yusa Aulia dapat anda baca dengan meng-klik link berita di bawah ini.

Jenazah Kolonel TNI Yusa Aulia Dimakamkan Malam-malam di Semarang

Kemudian, berita terpopuler keempat adalah tentang perjalanan karir Jenderal TNI yang memiliki bintang empat di Indonesia. Ternyata, tidak semua jenderal TNI yang sudah menyandang bintang empat pernah menjabat sebagai Panglima TNI.

Dari penelusuran VIVA Militer, setidaknya ada lima orang jenderal TNI yang memiliki pangkat bintang empat yang tidak berkesempatan untuk menjabat pucuk pimpinan tertinggi TNI, yaitu Panglima TNI.

Siapa saja jenderal-jenderal itu? kisah selengkapnya silahkan anda baca dan klik link berita di bawah ini.

Nasib 5 Jenderal Bintang Empat yang Tak Pernah Jadi Panglima TNI

Terakhir, berita terpopuler kelima VIVA Militer yaitu viralnya sebuah rekaman video di media sosial tentang pembongkaran baliho pimpinan Ormas Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di sejumlah jalan-jalan sekitar Jakarta.

Dalam rekaman video tersebut menampilkan pembongkaran dilakukan oleh sejumlah orang berpakaian loreng mirip seragam prajurit TNI. Gerakan mereka sangat lincah, tidak membutuhkan waktu lama untuk menurunkan baliho Rizieq Shihab yang berukuran besar di jalan-jalan Ibukota Jakarta. Penasaran dengan video tersebut? silahkan baca dan klik link berita di bawah ini ya.

Beredar Video Prajurit TNI Copot Baliho Rizieq Shihab

Demikian 5 artikel terpopuler VIVA Militer edisi Kamis, 19 November 2020. Nantikan rangkuman 5 top artikel selanjutnya ya. Dan ikuti informasi terhangat, terpanas dan paling update seputar dunia militer di akun-akun media sosial VIVA Militer. Lengkap kok ada di Twitter, Instagram dan Facebook.

Baca juga : Baku Tembak Lawan Prajurit TNI, 2 Teroris Poso Tewas