Pangdam Udayana Gratiskan Rapid Test Antigen untuk Sopir Angkutan Logistik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Denpasar Perhatian serius Kodam Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak langsung meninjau penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan Kesiapan pos rapid test antigen di penyeberangan Negara. Pangdam Maruli memberikan fasilitas gratis rapid tes antigen bagi sopir pembawa logistik dalam rangka libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Sabtu (19/12/2020).

Ia menyebut dengan telah dibukanya pariwisata di Bali pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2020 ditengah Pandemi Covid-19, ini merupakan ujian bagi pemerintah Bali. Sebanyak 13 ribu wisatawan yang masuk ke Bali melalui jalur udara dan darat, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Melalui diskusi yang panjang dengan semua pihak, pemerintah daerah Bali harus mengambil kebijakan dan keputusan untuk membuka kembali pariwisatan di Bali, dengan harapan antara pencegahan penularan Covid-19 dan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik,” Kata Pangdam Udayana kepada Liputan6.com di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Pangdam Udayana meminta kepada semua pihak dan masyarakat termasuk wisatawan agar dengan kesadaran yang tinggi, untuk tetap melaksanakan dan menerapkan Protokol Kesehatan, sehingga dapat memutus penyebaran dan penularan Covid-19.

“Satgas Covid-19 dari TNI, Polri, Pemda, dan semua unsur terkait lainnya selalu menghimbau masyarakat Bali, untuk selalu sadar akan pentingnya Protokol Kesehatan Covid-19, apabila kasus Covid-19 akan terjadi peningkatan lagi, resikonya Bali akan ditutup kembali,” ujar Pangdam.

100 Ribu Rapid Test Antigen Gratis

Menurutnya, untuk jalur masuk yang melalui darat atau pelabuhan Gilimanuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. Saat ini Satgas pusat telah memberikan bantuan sebanyak 100 ribu lebih rapid tes antigen sehingga khusus bagi sopir dan kernet angkutan logistik akan difasilitasi untuk memudahkan masuk ke Bali.

“Akan difasilitasi pelaksanaan rapid tes antigen untuk sopir dan kernet angkutan logistik yang masuk ke Bali. Tetapi tetap dilihat dinamika di lapangan kalau ada hal-hal yang mendesak dan ada masyarakat tidak mempunyai uang untuk rapid tes antigen mandiri, maka tetap akan difasilitasi,” tutur Pangdam Udayana.

Sementara itu, turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Bupati Jembrana I Putu Artha, Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Husein Sagaf, Danlanal Bali Kolonel Laut Ketut Budiantara, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, kasiops Korem 163/Wirasatya, Dandim 1617/Jembrana dan Kapolres Jembrana serta Para Pejabat daerah Jembrana lainnya.