Pangdam XIII/Merdeka: TNI harus bersatu dan berjuang bersama rakyat

Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Alfret D Tuejeh, mengatakan, jati diri seorang prajurit TNI, yakni sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional, yang artinya TNI harus bersatu dan berjuang bersama rakyat dalam membangun bangsa Indonesia yang damai dan sejahtera.

"Untuk itu tema HUT ke-64 Kodam XIII/Merdeka mengangkat tema 'Kodam XIII/Merdeka bersatu, berjuang bersama rakyat membangun bangsa'. Prajurit TNI AD harus dekat dengan rakyat mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di manapun kalian bertugas dan berada," kata dia, pada syukuran memperingati HUT ke-64 Kodam XIII/Merdeka di lapangan Markas Komando Resimen Induk Kodam XIII/Merdeka, di Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis.

Baca juga: Pangdam Merdeka: MTT Penataran Hukum optimalkan fungsi hukum satuan

Tuejeh menyatakan, peringatan HUT ke-64 pada hakikatnya merupakan salah satu upaya pembinaan tradisi satuan, yang ditujukan untuk memelihara jiwa dan semangat kejuangan yang dilandasi oleh kebanggaan, kecintaan dan ikatan batin yang kuat sesama keluarga besar Kodam XIII/Merdeka.

Sebelumnya dalam memperingati HUT Kodam XIII/Merdeka telah dilaksanakan upacara militer yang dia pimpin. Usai upacara itu, dilaksanakan
atraksi bela diri yang diperagakan prajurit-prajurit Kodam XIII/Merdeka di antaranya karate, tae kwon-do, Persaudaraan Setia Hati Teratai, dan judo.

Baca juga: Kodam XIII/Merdeka tingkatkan kemampuan intelijen prajurit

Dalam atraksi itu juga diperagakan ketangkasan perkelahian bebas, senam sparco, atraksi pecahkan beton dan meringankan tubuh menggantung di lampu neon serta menarik kendaraan tempur dengan tali diikat di badan dilanjutkan drama peristiwa patriotik Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado.

Pada kesempatan yang sama juga ditampilkan atraksi terjun payung diperagakan oleh putra dan putri dari Provinsi Suluttenggo antara lain tujuh penerjun gelombang pertama dari atlet Federasi Aero Sport Indonesia Daerah Sulawesi Utara, Kopassus TNI AD, dan Kostrad. Sedangkan sembilan penerjun gelombang kedua dari Kopassus TNI AD dan Kostrad.

Baca juga: Brigjen TNI Mochammad Luthfie Beta jabat Kasdam XIII/Merdeka

Hadir pada upacara itu antara lain unsur Forkopimda Suluttenggo, Kepala Staf Kodam XIII/Merdeka, Brigadir Jenderal TNI Luthfie Beta, Inspektur Jenderal Kodam XIII/Merdeka, Brigadir Jenderal TNI Denny Masengi, Kepala Kelompok Staf Ahli Panglima Kodam XIII/Merdeka, Brigadir Jenderal TNI Erdy Lumintang, para komandan Korem sejajaran Kodam XIII/Merdeka.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel