Pangeran Harry akan Rilis Memoar Jujur Pasang Surut Hidupnya

·Bacaan 3 menit

Pangeran Harry - yang bergelar Duke of Sussex - akan menerbitkan sebuah memoar pada tahun depan yang berisi "berbagai kesalahan dan pelajaran yang dipetik" selama hidupnya.

Pangeran Harry mengatakan memoarnya akan merefleksikan "pasang-surut" perjalanan hidupnya.

Bekerja sama dengan penerbit Penguin Random House, Harry juga mengatakan memoarnya akan merefleksikan hidupnya secara "akurat dan sepenuhnya jujur".

Harry, yang bersama istrinya Meghan telah mundur dari tugas kerajaan Inggris pada tahun lalu, akan menyumbangkan hasil penjualan memoarnya guna kepentingan amal.

BBC diberitahu bahwa Harry tidak lama berselang telah berbicara secara pribadi dengan keluarganya tentang penulisan buku tersebut.

Juru bicara Harry menambahkan bahwa dia tidak terlalu berharap Istana Buckingham akan mengizinkan rencananya itu.

Mereka tidak memberikan rincian tambahan perihal berapa bagian dari hasil penjualannya akan disumbangkan untuk kegiatan amal.

Dan penerbit Penguin tidak mengungkapkan ketentuan kesepakatannya, yang mencakup buku audio dan hak-hak internasional.

Anak bungsu mendiang Putri Diana yang sudah berusia 36 tahun itu mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Saya menulis ini bukan sebagai pangeran, tetapi sebagai pria yang telah menjadi diri saya sekarang."

Dia menambahkan: "Saya mengenakan banyak topi selama bertahun-tahun, baik secara harfiah maupun kiasan, dan saya berharap dengan menceritakan kisah saya - pasang surut, kesalahan, pelajaran yang dipetik - saya dapat membantu untuk menunjukkan bahwa di mana pun kita berasal, kita memiliki lebih banyak kesamaan ketimbang yang kita pikirkan.

"Saya sangat berterima kasih atas kesempatan untuk membagikan apa yang saya petik selama hidup saya sejauh ini dan bersemangat supaya orang-orang membaca kisah langsung hidup saya secara akurat dan sepenuhnya jujur."

Markus Dohle, dari Penguin Random House, menggambarkan Harry sebagai salah seorang dari "para pemimpin, ikon, dan pembuat perubahan di dunia yang telah kami publikasikan selama bertahun-tahun".

Dalam siaran persnya, penerbit tersebut menggambarkan buku tersebut sebagai "intim dan sepenuh hati" serta "jujur dan mengharukan".

Dohle menambahkan: "Pangeran Harry akan menawarkan potret pribadi yang jujur dan menawan, yang menunjukkan kepada pembaca bahwa di balik semua yang mereka pikirkan dan ketahui, ada kisah manusia yang menginspirasi, berani, dan membangkitkan semangat."

Harry dan Megan telah mendirikan sebuah organisasi bernama Archewell, yang bekerjasama dengan sebuah yayasan nirlaba.

Pada Mei, mereka mengumumkan bahwa Pangeran Harry akan menerbitkan buku anak-anak The Bench, tentang hubungan ayah-anak, seperti yang terlihat melalui sudut pandang kaum ibu, dengan penerbit yang sama.

Dikatakan buku tersebut terinspirasi oleh ikatan antara Harry dan putranya.

Harry dan Meghan, 39 tahun, kini tinggal di AS bersama putra mereka yang berusia dua tahun, Archie, dan putrinya Lilibet, yang lahir di California pada 4 Juni lalu.

Prince Harry, Duke of Sussex, Meghan, Duchess of Sussex and their baby son Archie Mountbatten-Windsor meet Archbishop Desmond Tutu and his daughter Thandeka Tutu-Gxashe at the Desmond & Leah Tutu Legacy Foundation during their royal tour of South Africa on September 25, 2019
Pangeran Harry (kiri), istrinya, Meghan, dan putranya, Archie.

Awal bulan ini, Harry bergabung dengan kakaknya, William, yang bergelar Duke of Cambridge di Istana Kensington untuk meresmikan patung Diana di hari ulang tahun ibu mereka yang ke-60.

Harry sebelumnya telah berbicara tentang apa yang dia gambarkan sebagai keengganan keluarganya untuk membicarakan perihal kematian ibunya dan tentang penggunaan minuman keras dan obat-obatan untuk mengatasi rasa sakit kehilangannya.

Dia juga mengatakan dia ingin memutuskan siklus dari rasa sakit dan penderitaan perlakuan yang diterimanya saat anak-anak dengan anak-anaknya sendiri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel