Pangeran Harry Bandingkan Hidup di Kerajaan dengan Film Hollywood

·Bacaan 3 menit

VIVAPangeran Harry membandingkan hidupnya sebagai anggota keluarga kerajaan Inggris dengan film Hollywood "The Truman Show and living in a zoo." The Duke of Sussex itu melihatnya dalam sorotan kerajaan dengan kamera yang melihat semuanya di "The Truman Show", di mana karakter Jim Carrey tanpa disadari adalah bintang sebuah acara TV.

Dalam obrolan di podcast "Armchair Expert" Dax Shepard, ia membahas banyak hal. Mulai dari awal masa pacarannya dengan Meghan, Duchess of Sussex, kesehatan mental dan alasan ingin meninggalkan keluarga kerajaan bertahun-tahun lalu. Berikut rangkumannya dikutip dari laman Ace Showbiz.

Awal masa pacaran
Bangsawan berusia 36 tahun itu menjelaskan bagaimana dia dan Meghan berusaha keras untuk merahasiakan romansa mereka dan dikomunikasikan melalui pesan teks di antara lorong-lorong ketika bersiap untuk istirahat bersama untuk pertama kalinya.

"Pertama kali Meghan dan aku bertemu dengannya untuk datang dan tinggal bersamaku, kami bertemu di supermarket di London, berpura-pura tidak saling kenal, saling mengirim pesan dari sisi lain gang," katanya.

"Ada orang yang menatapku, menatapku dengan aneh, dan mendatangiku dan berkata 'hai'," imbuhnya.

Kala itu, Harry memakai topi bisbol untuk menyamar dan kerap menunduk sambil melihat layar gadgetnya. Isi pesan dari Meghan pun terkesan membingungkannya.

"Saya mengirim sms kepadanya dengan mengatakan, 'Apakah ini yang benar,' dan dia berkata, 'Tidak, kamu ingin kertas perkamen,' dan 'Aku seperti di mana kertas perkamennya ?!' "

Hengkang dari kerajaan Inggris
Shepard dan co-host Monica Padman bertanya bagaimana rasanya berada di antara "sekelompok kecil" bangsawan "yang ditonton jutaan," yang digambarkan Harry sebagai "perpaduan antara The Truman Show dan tinggal di kebun binatang."

"Saya berusia awal 20-an dan saya berpikir saya tidak menginginkan pekerjaan ini, saya tidak ingin berada di sini. Saya tidak ingin berada di sini. melakukan ini, "katanya.

Ibaratkan dengan Putri Diana
Saat hendak keluar dari kerajaan, Harry kerap mengingat kejadian traumatis yang menimpa ibunya, Putri Diana. Ia menggambarkan kehidupan kerajaan tak membuatnya bisa membangun rumah tangga dengan 'normal'.

"Lihat apa yang terjadi pada ibuku. Bagaimana aku bisa menetap dan punya istri dan keluarga, padahal aku tahu itu akan terjadi lagi?" tutur Harry.

"Saya telah melihat di balik tirai, saya telah melihat model bisnis dan melihat bagaimana semua ini bekerja dan saya tidak ingin menjadi bagian dari ini," ujarnya.

Terapi mental
Harry menyebut bahwa sang istri, Meghan yang mendorongnya untuk pergi ke terapi. Saat terapi, ia mengibaratkannya seperti gelembung yang meledak.

"Saya (seperti) mencabut kepala saya dari pasir dan mengibaskan kepalanya dengan baik dan saya berpikir, Anda berada dalam posisi istimewa ini, berhenti mengeluh dan berhenti berpikir. Anda menginginkan sesuatu yang berbeda - buatlah ini berbeda - karena Anda tidak bisa keluar. Bagaimana Anda akan melakukan hal-hal ini secara berbeda, bagaimana Anda akan membuat ibu Anda bangga dan menggunakan platform ini untuk benar-benar memengaruhi perubahan?" tuturnya.

Kehidupan normal
Harry, Meghan, dan putra mereka yang berusia dua tahun Archie mundur dari tugas kerajaan dan pindah ke Los Angeles tahun lalu dan sekarang, Harry yang akan menjadi ayah untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan mendatang, mengakui hidupnya di AS "lebih bebas" daripada saat dia berada di Inggris

"Tinggal di sini sekarang saya benar-benar bisa mengangkat kepala saya dan sebenarnya saya merasa berbeda, bahu saya turun, begitu juga bahunya, Anda bisa berjalan-jalan dengan perasaan sedikit lebih bebas."

"Aku bisa menggendong Archie di belakang sepedaku. Aku tidak pernah punya kesempatan melakukan itu."