Pangeran William Dijuluki Pria Botak Terseksi, Netizen Gak Terima

Adinda Permatasari
·Bacaan 1 menit

VIVAPangeran William baru saja mendapat julukan baru sebagai Pria Botak Terseksi di Dunia. Tapi, tanggapan warganet rupanya tidak sejalan dengan penobatan titel itu.

Dikutip dari laman Us Weekly, Duke of Cambridge itu terbukti ada jutaan orang yang mencari namanya dengan label 'seksi'. Menurut laporan yang dibuat oleh The Sun, riset tersebut, yang dilakukan oleh spesialis operasi kosmetik di Inggris, Longevita, menganalisis kedalaman internet untuk data.

Hasilnya? Pangeran William digambarkan sebagai sosok 'seksi' sebanyak 17,6 juta kali.

Pewaris tahta kerajaan Inggris itu mengalahkan Mike Tyson, Jason Statham, Pitbull, bahkan Michael Jordan. Namun, sains mengatakan bahwa Pangeran William adalah satu-satunya pria botak di dunia yang membuat jantung berdebar.

Sayangnya, para selebriti dan penggemar tidak terlalu senang dengan hasil riset itu. Mereka bahkan tidak ragu menyuarakan ungkapan hati mereka mengenai pria-pria botak yang mencuri perhatian di seluruh dunia.

Salah satunya adalah aktor Dwayne Johnson. Mengutip judul hasil riset tersebut, Dwayne menuliskan protesnya di Twitter.

"Bagaimana ini bisa terjadi, saat Larry David jelas berdetak?!?! #menuntuthitungulang," tulisnya.

Banyak warganet juga ikut bergabung menyuarakan protes mereka, menyebut bahwa William tidak pantas menyandang titel itu.

"Dia bahkan tidak benar-benar botak! Aku rasa ada pertukaran uang di bawah meja di suatu tempat," tulis seorang netizen.

"Apakah orang-orang ini sudah melihat The Rock? Apa mereka buta atau apa? Jika kamu menyandingkan William dengan The Rock, aku akan memilih The Rock kapanpun," tulis yang lain.

Banyak juga yang menyoroti detail dari riset itu yang masih tidak jelas, dan kemungkinan bahwa rentang waktu pencarian kata 'seksi' terhadap William adalah saat dia masih muda dan rambutnya masih lebat.

Sementara itu, tidak sedikit netizen yang menyebut aktor berkepala plontos lainnya seperti Bruce Willis dan Christpher Meloni.