Pangeran William Masih Mungkin Nonton Piala Dunia 2022 jika Inggris Lolos ke Final

Bola.com, London - Pangeran William kemungkinan masih bisa melakukan perjalanan ke Qatar untuk hadir di Piala Dunia 2022. Namun, itu jika Inggris mencapai final.

Sumber yang dekat dengan William, mengungkapkan Pangeran Wales itu akan melewatkan hingar bingar Piala Dunia karena isu tuan rumah terkait hak asasi manusia.

Aktivis hak-hak LGBT memuji keputusannya untuk menjauh dari Piala Dunia, yang digelar di tengah musim kompetisi.

Namun, rekan-rekan William, menurut Mirror, Jumat (28/10/2022), mengatakan sang pangeran mungkin masih melakukan perjalanan ke Qatar sebagai bagian dari delegasi pemerintah jika Inggris mencapai final Piala Dunia 2022 yang digelar pada 18 Desember.

Tuntutan Sikap

(Kiri ke Kanan) Pangeran William, Duke of Cambridge, Pangeran George dari Cambridge, dan Catherine, Duchess of Cambridge, merayakan kemenangan Inggris atas Jerman pada pertandingan babak 16 besar Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Selasa (29/6/2021). (Photo by JOHN SIBLEY/POOL/AFP)
(Kiri ke Kanan) Pangeran William, Duke of Cambridge, Pangeran George dari Cambridge, dan Catherine, Duchess of Cambridge, merayakan kemenangan Inggris atas Jerman pada pertandingan babak 16 besar Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Selasa (29/6/2021). (Photo by JOHN SIBLEY/POOL/AFP)

Aktivis Inggris, Peter Tatchell mengatakan dia berharap Timnas Inggris akan mengikuti Australia yang menyuarakan hak-hak LGBT, perempuan dan pekerja migran selama turnamen.

Homoseksualitas ilegal di Qatar dan beberapa pemain sepak bola telah menyuarakan keprihatinan bagi penggemar yang bepergian untuk turnamen tersebut, terutama individu dan wanita LGBT.

 

"Bintang-bintang sepak bola Australia bersuara. Mereka telah menetapkan standar emas," kata Tatchell kepada BBC.

Pesan Australia

<p>Piala Dunia - Ilustrasi Timnas Australia (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Piala Dunia - Ilustrasi Timnas Australia (Bola.com/Adreanus Titus)

Australia merilis pernyataan berisi kritik terhadap Qatar menjelang Piala Dunia 2022. Australia mengkritik perlakuan Qatar terhadap pekerja migran dan kaum LGBTQ+.

"Mengatasi masalah ini tidak mudah dan kami tidak memiliki semua jawaban," kata para pemain dalam video itu, dilansir BBC.

“Kami mendukung FIFPro, Building and Wood Workers International, dan Konfederasi Serikat Buruh Internasional, yang berupaya menanamkan reformasi dan membangun warisan abadi di Qatar."

 

Pemain Bersuara

16 pemain terlibat dalam video terseburt termasuk kapten Mat Ryan, bek Sunderland Bailey Wright, Kye Rowles dari Hearts dan Alex Wilkinson, Presiden Asosiasi Pemain Professional Australia yang terakhir mewakili Socceroos pada tahun 2015.

"Ini harus mencakup pendirian pusat sumber daya migran, pemulihan yang efektif bagi mereka yang telah ditolak haknya, dan dekriminalisasi semua hubungan sesama jenis. Ini adalah hak dasar yang harus diberikan kepada semua dan akan memastikan kemajuan berkelanjutan di Qatar dan warisan yang melampaui peluit akhir Piala Dunia 2022."

 

Sumber: Mirror, BBC