Panggung Gembira Warnai Idul Fitri KBRI Khartoum

Kairo (ANTARA) - Suasana semarak masyarakat Indonesia di Sudan dalam merayakan lebaran Idul Fitri 1433 Hijriyah bertambah ceria dengan disuguhkannya "Panggung Gembira" usai shalat Ied dan Halal Bihalal di Wisma Duta KBRI Khartoum.

Panggung Gembira ini sengaja digelar pada hari lebaran, Idul Fitri yang jatuh pada Ahad, 19 Agustus 2012, agar nuansa Tanah Air dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia di negeri rantau Sudan, kata Kepala Fungsi Ekonomi dan Penerangan, Sosial Budaya KBRI Khartoum Muhammad Syafri kepada ANTARA Kairo, Selasa.

Biasanya, seperti tahun-tahun sebelumnya, Panggung Gembira digelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-67 Kemerdekaan RI, namun karena Idul Fitri tahun ini berdekatan dengan Hari Keramat Indonesia, maka pegelarannya dibarengkan, kata Syafri.

Duta Besar RI untuk Sudan, Sujatmiko mengatakan, acara panggung gembira dirancang dan disesuaikan suasana Idul Fitri, sehingga terasa meriah sekaligus menyejukkan.

"Kita ingin membuat masyarakat Indonesia yang jauh di ranah rantau Sudan ini dapat merasakan suasana Indonesia sebagai pengobat rindu kampung halaman, katanya.

Panggang Gembira diisi dengan beragam pertunjukan, seperti shalawat, nasyid, puisi dan lagu-lagu Islami dan diiringi pula lagu-lagu nasional, yang merupakan kreasi WNI setempat.

Lomba tarik tambang dan balap bakiak menambah nuansa keceriaan bagi masyarakat Indonesia yang hadir.

"Saya senang dengan acara ini sebagai pengobat rindu meski berada jauh dari kampung halaman", ujar Lutfi, seroang WNI yang hadir.

Bahkan WNI non-Muslim yang hadir pada acara itu merasakan suasana keceriaan serupa.

"Saya sebenarnya agak kurang sehat, tapi ingin hadir dan merasakan suasana kemeriahan ini, jadi saya paksakan hadir", ungkap Esther yang bekerja di salah satu badan PBB di Khartoum.

Sebanyak 400 WNI nampak hadir memadati halaman Wisma Duta, tempat shalat Ied, Halal Bihalal dan Panggung Gembira.

Di sisi lain, sepanjang Ramadhan, untuk mengikat tali persaudaraan, KBRI Khartoum menyelenggarakan beberapa acara, seperti Tarhib Ramadhan, buka puasa bersama, shalat Tarawih, dan Peringatan Nuzulul Qur`an.

WNI di Sudan saat ini tercatat 1.043 orang, di samping keluarga staf KBRI, juga mahasiswa dan tenaga kerja. (jk)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.