Pangkalan Militer Amerika Diserang Milisi Hantu di Irak

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pangkalan militer Amerika Serikat kembali menjadi sasaran serangan milisi misterius. Kali ini, serangan membuat pangkalan militer AS di Irak meledak dan hancur, di wilayah perbatasan Irak dan Kuwait.

Kabar ini didapatkan VIVA Militer dari Shafaq News, yang menyebut ada ledakan besar yang terjadi di dekat perbatasan Irak dan Kuwait. Sumber keamanan menjelaskan bahwa ledakan itu disebabkan oleh serangan yang menargetkan pangkalan militer Amerika.

Tak hanya itu, kelompok milisi juga disebut telah menyelundupkan dan memasang sejumlah alat peledak di pangkalan militer AS. Sejumlah aktivis media sosial meyakini bahwa serangan itu dijalankan oleh kelompok milisi Ashbab Al-Kahf.

Milisi Ashbab Al-Kahf merupakan kelompok misterius yang kabarnya mendapat sokongan dari Iran, yang sangat bersebrangan dengan Amerika dan militernya.

VIVA Militer: Kelompok milisi anti-AS yang didukung Iran
VIVA Militer: Kelompok milisi anti-AS yang didukung Iran

Tuduhan sejumlah aktivis itu tak lepas dari pernyataan yang dikeluarkan oleh kelompok Ashbab Al-Kahfi, pada serangan yang pernah dilancarkan sebelumnya. Kelompok ini pernah meledakkan kendaraan militer AS di wilayah perbatasan Jraischan dan mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Hampir sepekan lalu, pangkalan militer Amerika juga jadi sasaran serangan kelompok milisi misterius di Suriah.

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari media Suriah, Al-Watan, serangan milisi misterius yang terbaru diarahkan ke pangkalan militer ilegal Amerika di kota Ash Shaddadi.

Menurut laporan lain yang diperoleh VIVA Militer dari Sputnik News, militer Amerika Serikat (AS) membangun sejumlah markas ilegal di wilayah Al-Hasakah dan Deir ez-Zor. Dalam beberapa bulan terakhir, markas ilegal militer AS jadi sasaran tembakan rudal dari kelompok milisi misterius.

VIVA Militer: Pangkalan militer Amerika Serikat di Suriah
VIVA Militer: Pangkalan militer Amerika Serikat di Suriah

Akibatnya, dua tentara Amerika dinyatakan hilang, tak diketahui kondisi dan keberadaannya.

Pasukan Amerika datang ke Suriah untuk mendukung Pasukan Demokratik Suriah (SDF), dan memegang kendali penuh atas sebagian wilayah timur laut Suriah. Militer Amerika terkonsentrasi di sekitar ladang minyak dan gas Al-Hasakah dan Deir ez-Zor.