Panglima Angkat Bicara Soal Polemik Logo Mabes TNI di Pemkot Magelang

·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akhirnya angkat bicara terkait dengan polemik pemasangan logo Mabes TNI di Kantor Pemerintahan Walikota Magelang yang beralamat di Jalan Sarwo Edhi Wibowo, Magelang.

Marsekal Hadi Tjahjanto sama sekali tidak menampik bahwa pemasangan logo Mabes TNI itu dilakukan oleh pihak Akademi TNI Magelang.

Menurut Panglima TNI, pemasangan logo Mabes TNI itu tidak dimaksudkan untuk mengambil lahan milik Akademi TNI yang saat ini dipakai oleh Pemerintah Kota Magelang. Pemasangan logo tersebut dilakukan sebagai penanda bahwa aset tersebut digunakan secara bersama oleh institusi negara.

"Logo Mabes TNI hanya sebagai penanda bahwa aset tersebut digunakan secara bersama oleh institusi negara," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kepada VIVA Militer, Kamis, 26 Agustus 2021.

Dia menegaskan, pemasangan logo Mabes TNI di kantor pemerintahan Kota Magelang itu tidak akan mengganggu aktivitas pemerintahan Kota Magelang. Karena sejauh ini, lanjut Panglima, Akademi TNI selaku penyelenggara Pendidikan Dasar bagi Taruna Akademi TNI dan Polri masih bisa menjalankan fungsinya.

"Sebagian barang kebutuhan latihan kita tempatkan di gedung yang kita gunakan bersama-sama bersama antara Akademi TNI dan Pemkot Magelang. Dan sebetulnya permasalahan ini sudah pernah dibicarakan oleh dua belah pihak sebelumnya," ujar Panglima TNI.

Sebagaimana diketahui, sejak Rabu, 25 Agustus 2021 kemarin, masyarakat Magelang dihebohkan dengan pemasangan logo Mabes TNI oleh sejumlah prajurit TNI di Gedung Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah. Selain memasang logo Mabes TNI, sejumlah prajurit TNI juga memasang plang atau patok yang bertuliskan bahwa aset tersebut milik TNI di sejumlah titik di sekitar Gedung Pemerintahan Kota Magelang.

Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono sebelumnya juga telah menegaskan, bahwa pemasangan plang patok dan logo TNI di kantor Wali kota Magelang sama sekali tidak akan mempengaruhi kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kota Magelang.

"Tetap bekerja seperti biasa, kerjakan tugas dan tanggungjawab masing-masing. Tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya," kata Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono.

Baca: Kericuhan Anggota TNI dan Warga di Buleleng, Mabesad Angkat Bicara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel