Panglima Kolinlamil Kerahkan Armada Operasi Pendaratan, Ini Daftarnya

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Irvansyah hari ini memimpin upacara Apel Kesiapan Pasukan yang akan terlibat dalam latihan Operasi Pendaratan Administrasi Tahun 2021 ke Pulau Dabo Singkep, Kepri di Dermaga Kolinlamil, Mako Kolinlamil, Jakarta Utara.

Laksda TNI Irvansyah yang juga dipercaya sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin) melakukan pengecekan persenjataan personel prajurit Kolinlamil TNI Angkatan Laut yang akan ikut dalam latihan tersebut.

Tidak hanya itu, Pangkolinlamil juga memastikan seluruh armada tempur yang akan diterjunkan dalam latihan pendaratan dari berbagai unsur satuan itu benar-benar siap diterjunkan dalam latihan yang dijadwalkan akan dilakukan selama satu pekan kedepan.

"Pihak yang terlibat dalam latihan tersebut terdiri dari 4 KRI unsur Angkut Kolinlamil (KRI Teluk Bintuni 520, KRI Teluk Lampung 540, KRI Amboina 503, KRI Mentawai 959),” kata Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irvansyah dalam keterangannya, Rabu, 7 April 2021.

Selain itu, lanjutnya, armada lainnya yang dikerahkan dari Koarmada 1 yaitu, KRI Halasan-630, kemudian dari Puspenerbal, satu unit Heli Bell HU-4206. Sementara dari Korps Marinir sebagai Satggasrat ada sekitar 100 Satggasrat, dan dari instansi lain yaitu KN Alugoro, Kapal Patroli 28 (KPLP) dan BC-8004, Kapal Patroli 28 M (Bea Cukai).

Dia menambahkan, Kolinlamil sebagai bagian integral TNI, khususnya TNI Angkatan Laut merupakan komponen utama dalam penyelenggaraan pertahanan negara di laut. Latopsratmin tahun 2021 merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan personel dalam rangka hadapi Operasi Militer Perang (OMP) dalam operasi gabungan TNI.

Panglima Kolinlamil juga menegaskan, latihan Operasi Pendaratan Administrasi itu bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan kesiapan operasional satuan-satuan TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan Opsratmin guna mendukung Operasi Gabungan TNI.

“Latihan ini untuk menyamakan persepsi dan pemahaman antar prajurit dalam melaksanakan Opsratmin, terjalinnya koordinasi dan kerjasama antar angkatan/satuan yang terkait dalam opsratmin dan terujinya doktrin opsratmin, khusus tahun ini melibatkan kapal instansi KPLP dan Bea Cukai karena sesuai dengan salah satu tugas pokok Kolinlamil sebagai pembina potensi angkutan laut nasional untuk kepentingan pertahanan Negara berdasarkan Perpres 66 tahun 2019,” kata Panglima Kolinlamil.

Baca: Terungkap Usai Tembak Prajurit Kostrad Bripka CS Sempat Buang Senjata