Panglima Sidak Kesiapan Rumah Sakit Lapangan Milik TNI Tiga Matra

·Bacaan 3 menit

VIVA – Gerak cepat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menyikapi lonjakan pasien COVID-19 di wilayah DKI Jakarta patut diacungi jempol. Selain melakukan serbuan vaksinasi dengan maksimal, ternyata TNI yang terdiri dari tiga matra, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut telah mendirikan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) dengan total 770 tempat tidur yang dilengkapi dengan fasilitas ruang isolasi bagi pasien COVID-19 Orang Tanpa Gejala (OTG).

Hari ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumkitlap Mobile Field Hospital setingkat Batalyon yang dibangun Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1/Divif 1 Kostrad TNI Angkatan Darat di halaman RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Rumkitlap milik Kostrad TNI Angkatan Darat itu memiliki kapasitas 120 tempat tidur.

Kedatangan Panglima TNI yang dilakukan setelah kunjungan kerja memantau vaksinasi dan penyekatan PPKM di Jawa Timur dan Jawa Tengah itu langsung disambut oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurahman.

Jenderal TNI Andika menjelaskan, Rumkitlap Yonkes 1/Divif-1 Kostrad TNI Angkatan Darat itu sengaja dibangun dan menempel dengan rumah sakit. Hal itu dikarenakan, kasus penanganan pasien COVID-19 berbeda dengan Rumkitlap yang dibangun untuk menangani korban gempa bumi di Mamuju beberapa waktu lalu.

“Saat ini semua rumah sakit kekurangan Dokter, kalau hanya OTG saja mereka hanya bisa isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan dengan menempelnya Rumkitlap RSPAD Gatot Soebroto, maka sekarang kita punya 60 dokter umum yang bisa dibagi menjadi 3 shift,” kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jum'at, 9 Juli 2021.

Kasad menambahkan, selain memiliki kapasitas 120 tempat tidur, Rumkitlap TNI Angkatan Darat itu juga dilengkapi dengan satu unit ruang Intensive Care Unit (ICU), satu unit ruang operasi, dekontaminasi, sterilisasi, dapur, toilet, serta laundry tersendiri.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI mengamini pertimbangan yang disampaikan oleh KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Menurut Panglima TNI, jika posisi Rumkitlap COVID-19 berada terpisah atau jauh dari rumah sakit, maka akan menimbulkan permasalahan baru, yaitu, Tenaga Kesehatan atau dokter, Alat Kesehatan, serta kebutuhan yang lainnya. Sementara, lanjut Panglima, kebutuhan saat ini adalah tempat isolasi untuk mengatasi keterbatasan tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta.

“Seperti Angkatan Laut dan Angkatan Udara juga seperti itu. Angkatan Udara di RSAU dr. Esnawan Antariksa, sedangkan Angkatan Laut nempel di RSAL Mintohardjo, Kostrad Divisi 2 nempel di RS.Soepraoen, ini juga nempel di RSGS (Rumah Sakit Gatot Soebroto). Jadi sudah pas untuk kondisi saat ini,” kata Panglima TNI.

Dalam kesempatan yang lain, Panglima TNI juga telah meninjau Rumkitlap Yonkes-1 Marinir, Cilandak. Di Rumkitlap Yonkes-1 Marinir TNI Angkatan Laut itu terdapat gedung isolasi COVID-19 yang berada di Lanmar Jakarta Gedung Dolos.

Gedung Dolos yang terletak di Lanmar Marinir Jakarta memiliki kapasitas 400 tempat tidur, termasuk delapan ruangan bertekanan negatif (Hepafilier), dengan kekuatan 25 Tenaga Kesehatan atau dokter.

Kemudian, TNI Angkatan Laut juga memiliki Rumkitlap yang telah dibangun oleh Brigif 1 Marinir yang dilengkapi dengan 150 tempat tidur, satu unit ruang ICU, dan 25 tenaga kesehatan atau dokter. Sehingga total tempat tidur yang dimiliki Rumkitlap TNI Angkatan Laut sebanyak 550 tempat tidur.

Selain itu, Panglima TNI juga telah meninjau secara langsung penyiapan Rumkitlap TNI Angkatan Udara yang digelar oleh RSAU dr. Esnawan Antariksa, Halim Perdanakusuma. Rumkitlap RSAU dr. Esnawan Antariksa saat ini menyiapkan 20 tempat tidur yang telah terisi semua dan akan akan mendapatkan penambahan tempat tidur serta tenda RS Lapangan dari BNPB sehingga nantinya Rumkitlap TNI Angkatan Udara itu dapat merawat pasien dengan kapasitas 100 tempat tidur.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel