Panglima TNI Beberkan Strategi Penanganan COVID-19 di Kudus

·Bacaan 2 menit

VIVA – Lonjakan kasus penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kudus saat ini masih belum terkendali. Bahkan jumlah Desa/Kelurahan yang memasuki kategori zona merah menjadi lebih banyak hingga saat ini.

Hal itu menyebabkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito kembali datang ke Kudus.

Untuk diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bukan baru kali ini saja mendatangi Kabupaten Kudus yang kini menjadi salah satu daerah yang disoroti karena angka penderita COVID-19 satu bulan terakhir meroket tajam.

“Untuk menekan laju kasus positif COVID-19 di wilayah Kudus, strategi TNI-Polri akan mempercepat vaksinasi nasional termasuk di Kabupaten Kudus,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ketika memantau secara langsung serbuan vaksinasi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis, 17 Juni 2021.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga kembali mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Sudah seharusnya kita menjadikan disiplin protokol kesehatan sebagai kebutuhan utama, dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan agar petugas PPKM Skala Mikro untuk selalu siaga membantu pelaksanaan testing dan tracing agar menemukan kasus konfirmasi positif COVID-19 secepat mungkin.

“Kasus konfirmasi yang dapat diidentifikasi secepat mungkin akan memungkinkan perawatan yang lebih baik dan mencegah terjadinya penularan yang lebih luas. Optimalkan fungsi PPKM Skala Mikro dengan membantu penegakkan protokol kesehatan, pemantauan kasus aktif dan kedisiplinan pelaksanaan isolasi mandiri,” kata Panglima TNI.

Selain itu, Panglima TNI juga menghimbau kepada seluruh Satgas COVID-19 untuk disiplin dalam menerapkan PPKM Skala Mikro secara ketat baik di zona merah, zona orange dan zona kuning. Hal itu harus diterapkan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Untuk diketahui, target vaksinasi di Kabupaten Kudus pada titik pertama hari ini sebanyak 5.000 dosis vaksin, sedangkan di titik kedua sebanyak 13.000 dosis yang akan dilaksanakan selama dua hari.

Perlu diketahui pula, sebelum memantau serbuan vaksin di Kabupaten Kudus, Panglima TNI dan rombongan juga meninjau secara langsung vaksinasi yang dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel