Panglima TNI: Calon Taruna-Taruni Akmil Harus Siap Hadapi Tantangan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo hari ini menghadiri sidang Pantukhir Terpusat Penerimaan Taruna/Taruni Akademi TNI tahun 2021 di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Ketika memimpin sidang, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan, proses seleksi penerimaan Taruna/Taruni Akademi TNI TA 2021 telah dilaksanakan dengan lengkap dan menyeluruh di tengah pandemi COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Pantukhir angkatan juga telah dilaksanakan yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan, seperti Pantukhir Catar Akmil di Akmil Magelang, Catar AAL di Lapetal Malang dan Catar AAU di Lanud Adi Sumarmo Solo,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam keterangan resminya, Rabu, 28 Juli 2021.

Panglima TNI menyatakan, para calon Taruna/Taruni Akademi TNI yang terpilih nanti adalah putra-putri terbaik calon Perwira TNI yang berkualitas di masa yang akan datang.

“Saya sangat yakin hasil seleksi tingkat angkatan sudah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan memberikan kita hasil yang valid, objektif dan berkualitas,” ujarnya.

Lebih jauh lagi orang nomor satu di lingkungan TNI itu menegaskan, calon taruna dan taruni yang lulus nantinya akan mengawaki satuan-satuan TNI dan akan memimpin anggotanya baik di masa aman maupun di masa-masa sulit.

“Calon taruna dan taruni ini nantinya akan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dari saat ini,” katanya.

Panglima TNI menegaskan, bahwa TNI tetap konsisten mengutamakan aspek kualitas berdasarkan hasil seleksi. Calon Taruna dan Taruni yang terpilih adalah calon dengan potensi terbaik, karakter yang kuat, kepribadian yang baik, serta kesamaptaan jasmani yang prima.

“Mari kita ambil keputusan terbaik dan dapat dipertanggungjawabkan karena yang kita semua putuskan hari ini akan menentukan warna dan kemampuan TNI dalam menghadapi situasi tersebut,” ujarnya.

Untuk diketahui, peserta calon Taruna-Taruni yang mengikuti sidang Pantukhir tersebut sebanyak 1.771 peserta, nantinya hanya akan ada 779 peserta yang dinyatakan lulus sesuai dengan alokasi kebutuhan dalam organisasi TNI.

Adapun rinciannya adalah, TNI Angkatan Darat sebanyak 449 peserta (semua Taruna), TNI Angkatan Laut 190 peserta (180 Taruna dan 10 Taruni), dan TNI Angkatan Udara sebanyak 140 peserta (130 Taruna dan 10 Taruni). Bagi peserta yang dinyatakan lulus, nantinya akan mengikuti pendidikan integratif selama 6 (enam) bulan di Akademi Militer Magelang yang akan dibuka tanggal 3 Agustus 2021 mendatang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel