Panglima TNI Cek Kesiapan 1000 Ruangan Isolasi OTG di Rusun Nagrak

·Bacaan 3 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau ruangan isolasi terpusat Orang Tanpa Gejala (OTG) COVID-19 di Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara.

Setibanya di Rusun Nagrak, Panglima TNI disambut oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji. Panglima TNI pun sempat menerima pemaparan tentang kondisi serta penanganan para penyintas COVID-19 di Rusun Nagrak dari Pangdam Jaya dan Kabid Kesmas Dinkes DKI dr.Fifi.

Untuk diketahui, Rusun Nagrak bisa menampung 1000 tempat tidur dan siap hadapi lonjakan COVID-19 yang belakangan ini kembali meningkat.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan kepada seluruh petugas Satgas COVID-19 agar dalam pelaksanaan PPKM Mikro di tengah masyarakat tidak pernah bosan dalam mengingatkan dan menegakkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes).

Selain itu, Panglima TNI juga meminta kepada seluruh petugas Satgas COVID-19 baik dari unsur TNI, Polri, dan Dinkes DKI Jakarta agar jangan pernah lengah dalam melakukan pemantauan dan melaporkan kasus aktif, pemantauan angka kesembuhan dan kematian, BOR (Bed Occupancy Rate) isolasi serta fasilitas lainnya.

"Optimalkan PPKM Mikro dan vaksinasi nasional harus digencarkan guna mempercepat herd imunnity, sehingga program pemerintah ke depan dapat berjalan dengan baik menuju Indonesia bebas COVID-19," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Selasa, 22 Juni 2021.

Usai memastikan kesiapan Rusun Nagrak dalam menampung para penyintas COVID-19 OTG, Panglima TNI beserta rombongan kemudian melanjutkan kunjungannya ke Kantor Lurah Rorotan, Jakarta Utara.

Di Kelurahan Rorotan Panglima TNI pun sempat menerima pemaparan pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah Rorotan, Cilincing dari Lurah Rorotan Idam Mugabe.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan semangat kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Satgas COVID-19 di lingkungan Kelurahan Rorotan. Panglima TNI pun menginstruksikan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibas untuk mendirikan Posko COVID-19 dengan melibatkan 4 pilar yang terdiri dari unsur Kelurahan setempat, Dinkes DKI Jakarta, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan PPKM Skala Mikro di tingkat kelurahan.

Tidak selesai sampai di situ, usai dari memantau kesiapan Rusun Nagrak yang akan digunakan sebagai ruang isolasi terpusat Orang Tanpa Gejala (OTG) COVID-19, Panglima TNI dan rombongan langsung menuju ke Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Orang nomor satu di jajaran TNI itu mengecek secara langsung penerapan PPKM Skala Mikro di Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok yang merupakan salah satu wilayah berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menekankan kepada Dandim Depok dan Kapolres Depok agar membantu Kecamatan untuk merekapitulasi data penduduk yang positif, negatif, dan OTG, serta pemetaan zona merah, kuning dan hijau di seluruh wilayah Depok.

“Saya tekankan agar 4 Pilar di wilayah Depok terus bersinergi menjaga disiplin Protokol kesehatan, 3T (Testing, Tracing dan Treatment) guna memutus rantai penyebaran COVID-19,” tegas Panglima TNI.

Tidak hanya itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengharapkan kepada Satgas COVID-19 wilayah Depok dapat membuat Ruang Isolasi Terpusat (OTG) agar memudahkan para petugas Satgas COVID-19 dalam penanganan para pasien positif COVID-19.

“Di sini masuk wilayah Jawa barat, jadi harus ada wilayah isolasi terpusat di wilayah Depok,” katanya.

Sejumlah Perwira Tinggi (Pati) TNI terlihat hadir mendampingi Panglima TNI dalam peninjauan sejumlah titik pelaksanaan PPKM Skala Mikro tersebut, diantaranya, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafrudin, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa, serta Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel