Panglima TNI Cek Kesiapan Asrama Haji Donohudan untuk Pasien COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini melakukan kunjungan kerja ke Solo, Jawa Tengah. Orang nomer satu di jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu meninjau secara langsung kesiapan Asrama Haji Donohudan yang dijadikan tempat perawatan pasien COVID-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI yang datang bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disambut oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) DKT Surakarta, Letkol CKM dr. Ujang yang dipercaya sebagai Kepala Koordinator Penanganan COVID-19 di Asrama Haji Donohudan.

Letkol CKM dr. Ujang menjelaskan, bahwa fasilitas rumah sakit darurat Asrama Haji Donohudan memiliki kemampuan menampung hampir 5000 pasien COVID-19.

"Di Asrama Haji Donohudan merupakan tempat perawatan untuk pasien bergejala ringan. Hingga saat ini sudah 4878 orang dirawat dan 4019 orang sembuh," kata Kepala Koordinator Penanganan COVID-19 Asrama Haji Donohudan, Letkol CKM dr. Ujang di hadapan Panglima TNI dan rombongan, Sabtu, 17 Juli 2021.

Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menerima penjelasan dari Bintara Kesehatan Serma Sujiyanto yang diperbantukan sebagai kepala gudang obat tentang mekanisme keluar masuknya obat yang akan diberikan secara gratis untuk pasien OTG COVID-19 di Solo Raya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, salah satu tugas yang sangat penting bagi Kepala Gudang Obat dan Vitamin untuk pasien COVID-19 adalah mendata jumlah obat yang masuk dan keluar setiap hari.

"Mengawasi obat ke dalam, menjaga apakah suhunya sesuai dan mencatat pengeluaran obat atas permintaan dari Danramil bersama Babinsa dan menjaga jangan sampai obat itu jatuh ke tangan orang yang tidak berhak dan diperjualbelikan," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan salah satu warga Solo yang melakukan isolasi mandiri. Panglima meminta kepada pasien agar tetap menjaga kebugaran tubuh meski saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

“Semoga bapak cepat diberikan kesembuhan, dan kalau obatnya kurang segera disampaikan kepada petugas,” ucap Panglima TNI.

"Pemerintah telah memperhatikan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dengan harapan segera sembuh dan dapat beraktifitas kembali. Jangan lupa memakai masker, walaupun diisolasi masih harus tetap memakai masker. Saya lihat disini, begitu saya masuk 100 persen memakai masker, hebat Pak, terima kasih,” tambah Panglima TNI memberi semangat kepada pasien OTG COVID-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel