Panglima TNI cek persiapan alutsista pengamanan KTT G20

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengecek persiapan alutsista yang digunakan untuk pengamanan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Denpasar, Bali, Senin.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP KTT G20 di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Bali, mengatakan bahwa Alutsista TNI yang diperlukan untuk mendukung perhelatan puncak presidensi G20 pada 15-16 November 2022 sudah siap.

Adapun alutsista yang dipersiapkan TNI dipamerkan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar dan akan digunakan untuk pengamanan VVIP, di antaranya kendaraan Jammer, Mobil Chamber, kendaraan Ops Basarnas, Smart Hunter Satgasud, J-Force Passus, Jihandak Paspampres, Baracuda Polri, kendaraan Satwa Paspampres, kendaraan taktis Anoa Paspampres, kendaraan Air Patrol, dan Dump Truck.

Selain itu, ada Becho Louder, Inkas Passus, Baracuda Polri, Nubika Paspampres, Bushmaster Passus, Mobil Komob Satgasud, Mobil Chamber Satgasla, Sea Raider Satgasla, Mobil Kawal, Ambulance Medis, Demax Ladder Passus, Mobil BPBD, Sepeda Motor Listrik, Mobil Listrik, Water Cannon, LC Armor Passus, D Max Ladder, dan Atav Passus.

Andika Perkasa mengatakan mulai 8 November 2022 dirinya bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan kementerian terkait akan secara bergilir memastikan dengan rinci persiapan pasukan mulai dari Paspamres, Bais, Pamwil, pasukan khusus, Satgasus Laut, Satgasus Udara, bandara, pelabuhan, penerangan, dan lainnya.

Baca juga: TNI mengerahkan 13 KRI amankan puncak perhelatan KTT G20

"Begitu juga unsur deteksi, mana kira-kira yang perlu dideteksi sehingga ada waktu bagi kita untuk menyiapkan dan menyarankan apabila ada tambahan peralatan atau fasilitas di titik-titik yang diperlukan, kemudian termasuk Subsatgas penyelamatan, juga begitu, setiap 'venue' harus dikenali, kemana penyelamatannya," kata dia.

Andika Perkasa menyatakan untuk satgas medis, TNI memiliki 22 ambulans yang akan beroperasi langsung menuju rumah sakit rujukan utama, yakni RSUP Sanglah/Prof Ngoerah Denpasar, dan dua RS Siloam di Nusa Dua dan Denpasar.

"Satgas komunikasi dan elektronika siapkan 'testing' jaringan di titik-titik yang memang harus digelar agar komunikasi benar-benar terjalin. Lalu pada tanggal 10 pagi paling lambat, saya bersama Kapolri akan masuk untuk mengecek setiap 'venue' dan satgas untuk menanyakan detail dan dinamika," kata dia.

Untuk satuan tugas pengamanan pelabuhan yang bertugas mengamankan perairan, seperti di mangrove, TNI akan mengerahkan alat pengaman berupa "ruber boat" atau lainnya dan dipastikan ada di sektor masing-masing.

Baca juga: TNI kerahkan 14.351 personel untuk amankan puncak KTT G20 di Bali

Apel gelar pasukan Pengamanan VVIP pada KTT G20 di Lapangan Niti Mandala Renon diikuti 3.700 personel yang terdiri atas personel Satuan Tugas atau Satgas Badan Intelijen Strategis (Bais), Satgas Pengamanan Wilayah (Pamwil), Satgas VVIP, Satgas Passus (Pasukan Khusus), Satgasla (Satuan Tugas Laut), Satgasud (Satuan Tugas Udara), Satgas Bandara/Pelabuhan/Instalasi, Satgas Medis, Satgas Komlek (Komunikasi Elektronik), Satgas Pen (Penerangan), Satgas Evakuasi, Satgas VIP, dan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) Korps Musik (Korsik).

Dalam pengamanan VVIP, TNI akan menggunakan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) sebagai wujud komitmen Indonesia terhadap perubahan iklim, menuju energi berkelanjutan, serta mengelola transisi energi sampai "net zero emission" yang telah menjadi target tahun 2060.

Adapun KLBB yang akan digunakan untuk menunjang akomodasi para delegasi KTT G20, TNI menggunakan sebanyak 252 unit mobil yang terdiri atas mobil kawal sebanyak 42 unit, yaitu 12 unit tipe Hyundai Ioniq, 30 unit tipe Hyundai Ioniq Five adalah produksi tahun 2022 dari Korea Selatan, sedangkan 126 unit motor kawal dan 84 unit motor penyelamatan dilengkapi dengan helm, jaket, celana, sepatu, dan sarung tangan merek Zero SRFM produksi Amerika Serikat tahun 2022.