Panglima TNI dan KSAU Hadiri Wisuda Perdana SMA Pradita Dirgantara

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo hari ini mengunjungi SMA Pradita Dirgantara di Boyolali, Jawa Tengah. Kehadiran Panglima TNI dan KSAU ke salah satu sekolah dirgantara yang didirikan pada tahun 2017 itu untuk menghadiri acara wisuda angkatan ke-1 siswa SMA Pradita Dirgantara.

Di hadapan 149 wisudawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, kunci kemajuan bangsa Indonesia ke depan terletak pada generasi muda yang mampu meneruskan tongkat estafet para pendahulu bangsa.

"Sejalan dengan visi untuk mewujudkan Indonesia Maju, SMA Pradita Dirgantara didirikan dengan semangat yang sama. Indonesia Maju hanya dapat diraih dengan menyiapkan generasi yang unggul, cerdas, terampil, memiliki karakter yang kuat, mampu bekerja sama serta memegang teguh jati diri sebagai Bangsa Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Selasa, 4 Mei 2021.

Panglima TNI menambahkan, para wisudawan SMA Pradita Dirgantara harus memberikan kontribusi untuk mewujudkan visi yang mulia. Dengan demikian, Panglima berharap para lulusan SMA Pradita Dirgantara dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

“Saya merasa bangga dan mengucapkan selamat atas kelulusan siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara. Selamat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya di berbagai perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri,” ujarnya.

Panglima TNI menjelaskan, tantangan generasi muda di masa mendatang tidak mudah. Para mantan siswa SMA Pradita Dirgantara harus melangkah menatap masa depan dan berjuang dijenjang berikutnya. Semua bekal yang diterima selama melaksanakan pendidikan baik akademik, keterampilan dan berbagai pengalaman dalam berorganisasi dan berkompetisi adalah modal dasar untuk terus mengukir prestasi.

“Berbagai prestasi nasional maupun internasional yang telah diraih selama di SMA Pradita Dirgantara adalah jerih payah dan kerja keras menjadi yang terbaik dalam kompetisi bukanlah hal yang mudah,” ujarnya.

Menurut Panglima TNI, menjadi yang terbaik adalah buah ketekunan, pengorbanan, dan komitmen para siswa dan siswi, bimbingan para guru dan pengajar serta dukungan dari orang tua siswa semua.

Lebih jauh lagi Panglima mengatakan, pendidikan adalah kunci bagi kemajuan bangsa dan bahtera yang akan membawa keunggulan bangsa Indonesia di tengah samudera perubahan dan kompetisi global.

"Bersyukurlah atas anugerah berupa pendidikan yang baik di SMA Pradita Dirgantara. Rasa syukur tersebut bisa ditunjukan dengan mengukir prestasi terbaik dimanapun berada dan jaga nama baik pribadi, keluarga serta almamater,” katanya.

“Tetaplah menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat, santun dan berbudi luhur. Karena kecerdasan saja tidak cukup untuk menjadi bekal pemimpin masa depan. “Knowledge is power, but character is more,” tutupnya.

Baca: Asops Panglima TNI Tegaskan Pasukan Setan Siap Diterjunkan ke Papua