Panglima TNI: Kesadaran Terapkan Prokes Kunci Utama Lawan COVID-19

·Bacaan 1 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hari ini meninjau serbuan vaksinasi di Universitas Aisyiyah D.I. Yogyakarta.

Kehadiran Panglima TNI itu langsung disambut ribuan masyarakat dan mahasiswa yang terlihat antusias mengikuti serbuan vaksinasi di Yogyakarta.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun langsung menyapa para mahasiswa dan masyarakat yang sedang melaksanakan vaksinasi maupun yang sedang menunggu giliran vaksin.

“Terima kasih Bapak dan Ibu telah melaksanakan vaksinasi. Ayo ajak teman-teman dan saudara yang belum divaksin untuk melaksanakan vaksin,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam keterangan resminya, Rabu, 25 Agustus 2021.

Dalam kesempatan itu Panglima TNI juga menyampaikan bahwa setelah divaksin masyarakat harus tetap harus melaksanakan disiplin Protokol kesehatan, guna menghentikan laju kasus konfirmasi positif COVID-19.

Orang nomor satu di lingkungan TNI itu kembali menegaskan bahwa kunci utama memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di Indonesia adalah kesadaran dalam melakukan protokol kesehatan secara bersama-sama.

“Ingat, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus sudah menjadi kebutuhan mendasar. Bangun kesadaran bagi diri sendiri dan juga ingatkan kepada lingkungan sekitar,” ujar Panglima TNI.

Untuk diketahui, target vaksinasi yang dilakukan di Universitas Aisyiyah Yogyakarta hari ini adalah 1.500 orang yang terdiri dari para mahasiswa dan warga sekitar Kampus Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Adapun jumlah tenaga vaksinator yang diterjunkan terdiri dari 11 Tim atau sebanyak 55 orang yang berasal dari TNI, Polri dan Nakes internal Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa).

Baca: Kapal Perang TNI AL Tangkap Kapal Tanker Buronan Pemerintah Kamboja

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel