Panglima TNI Ketemu Prajurit Marinir yang Jomblo saat Sidak Kemarin

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ada kejadian lucu ketika Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke markas Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan pada hari Kamis, 19 November 2020 lalu.

Panglima TNI benar-benar membuktikan dirinya sebagai seorang pemimpin. Saat mengunjungi anak buahnya di satuan pasukan elit Korps Marinir, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Suhartono berkeliling menemui ratusan prajurit TNI dan melakukan pengecekan terhadap kesiapan pasukan Baret Ungu itu.

Dikutip VIVA Militer dari akun instagram @Infokomando, Sabtu, 21 November 2020. Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan para anak buahnya yang tengah bersiap menyambut kedatangan orang nomor satu di lingkungan TNI itu.

Lucunya, ketika Panglima TNI berkeliling dan menemui salah seorang prajurit Marinir yang tengah gelar apel kesiapan pasukan. Panglima TNI secara tiba-tiba mempertanyakan status hubungan prajurit tempur Marinir itu dengan pertanyaan yang tidak disangka-sangka.

"Sudah punya pacar?" tanya Panglima TNI kepada salah satu prajurit Marinir TNI AL yang bersiap dengan pakaian serta senjata lengkapnya.

"Siap. Belum," jawab prajurit itu.

"Belum? Kenapa belum?" tanya Panglima lagi.

"Siap. Fokus!" jawabnya dengan tegas.

"Fokus untuk bertempur?" tanya Panglima TNI menegaskan.

"Siap!" ujar prajurit Baret Ungu asal Bogor, Jawa Barat itu.

"Bagus. Fokus untuk bertempur. Tapi jangan lupa juga untuk bekeluarga ya.." ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Siap!" jawab prajurit itu menegaskan.

Sebagaimana diketahui, pada hari Kamis lalu, Panglima TNI melakukan inspeksi mendadak ke tiga markas pasukan Komando Utama (Kotama) TNI, yaitu Kopassus TNI AD, Korps Marinir TNI AL, dan Korps Paskhas TNI AU.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI meminta seluruh komandan satuan Kotama untuk menggelar apel kesiapan tempur. Panglima TNI juga meminta kepada seluruh pasukan elit TNI untuk bersiap-siap menghadapi berbagai ancaman yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan di Indonesia.