Panglima TNI: Mahasiswa Harus Jadi Pelopor Vaksinasi Nasional

·Bacaan 2 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga saat ini masih terus berjibaku demi mencapai target vaksinasi nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia, yaitu dua juta vaksin hingga Agustus 2021 mendatang.

Untuk memastikan target itu tercapai, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini kembali bergerak meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara dan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) yang diselenggarakan di Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan.

Serbuan vaksinasi yang mengangkat tema "Mahasiswa Berani Vaksin" itu ditargetkan mensasar kaum muda, khususnya kalangan pelajar atau mahasiswa. Vaksinasi yang diselenggarakan oleh Senat Kampus dari berbagai Universitas itu menargetkan 2.000 penerima vaksin.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut. Menurut Panglima TNI, mahasiswa harus berada digarda terdepan dalam turut serta membantu pemerintah dalam memutus penyebaran mata rantai COVID-19 di seluruh Indonesia.

Panglima TNI berharap, kegiatan serbuan vaksinasi yang dipelopori para mahasiswa itu tidak hanya dilakukan di Jakarta saja, tapi juga dapat dilakukan di seluruh Indonesia.

"Terimakasih kepada para mahasiswa. Mahasiswa harus menjadi pelopor dalam pelaksanaan vaksinasi nasional, mudah-mudahan pelaksanaan vaksinasi nasional ini terus bisa dilaksanakan dan diinformasikan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia untuk sama-sama mendukung dan melaksanakan vaksinasi nasional," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Juli 2021.

Selain mengunjungi serbuan vaksinasi di Gelanggang Bulungan, Panglima TNI yang datang bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga meninjau serbuan vaksinasi yang diselenggarakan oleh organisasi kepemudaan, Pimpinan Pusat Perhimpunan Mahasiswa Khatolik Republik Indonesia (PP PMKRI) di Yayasan Margasiswa yang terletak di kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Di tempat itu, Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Ketua Umum PP PMKRI Benedictus Papa, serta pengurus Ormas Kepemudaan tersebut. Benedictus mengatakan, vaksinasi yang diselenggarakan oleh PMKRI mampu memvaksin 500 sampai 1.000 orang per hari dengan dibantu juga oleh tenaga kesehatan dari TNI.

Kemudian, dalam waktu yang sama, Panglima TNI dan rombongan melanjutkan kunjungannya ke titik ketiga, yaitu sentra vaksinasi Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan. Di Sentra vaksinasi Smesco itu tenaga kesehatan yang tergabung dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah mampu memvaksin 2.000 sampai 3.000 orang per hari.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Nakes TNI yang telah diperbantukan disini. Keberadaan Nakes TNI sangat berarti bagi kami,” kata Ketua Pelaksana Anne Patricia Sutanto saat berbincang dangan Panglima TNI.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel