Panglima TNI: Pemerintah Hadir Bantu Masyarakat Atasi Pandemi COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini kembali meninjau serbuan vaksinasi yang digelar oleh Korem 064/Maulana Yusuf Ibrahim dan Polda Banten di Aula Universitas Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten.

Target serbuan vaksinasi yang dilakukan di Untirta sebanyak 4000 vaksin dengan menggunakan vaksin Sinovac. Adapun Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dilibatkan dari berbagai unsur, diantaranya unsur TNI sebanyak 25 orang, Polri sebanyak 10 orang, dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten sebanyak 20 orang.

Di hadapan ribuan penerima vaksin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan, TNI dan Polri akan terus mengerahkan tenaga kesehatan untuk membantu mempercepat vaksinasi di wilayah Banten. Panglima berharap capaian target Herd Immunity di wilayah Banten juga dapat segera tercapai.

“Dengan demikian, maka kita sudah mampu melindungi masyarakat kita yang ada di wilayah Banten,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Universitas Tirtayasa, Serang, Banten, Minggu, 18 Juli 2021.

Panglima TNI juga mengatakan, bahwa pemerintah telah hadir untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19 saat ini. Beberapa hari lalu, lanjut Panglima TNI, Presiden Joko Widodo juga sudah memberikan bantuan obat-obatan gratis yang akan diberikan kepada masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri karena adanya gejala atau tanpa gejala.

Terkait dengan pendistribusiannya, lanjut Panglima TNI, akan diatur secara berjenjang dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas Puskesmas hingga sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Hal ini sangat penting, dan kita harapkan masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri bisa segera sembuh karena adanya obat gratis tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di lingkungan TNI itu juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Banten agar aktif dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

"95 persen kita akan terlindung dari terpaparnya COVID-19, apabila kita menggunakan masker,” tegas Panglima TNI.

Lebih jauh dia menjelaskan, saat ini peningkatan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia didominasi oleh klaster keluarga. Oleh karena itu, Panglima TNI mengimbau kepada Babinsa dan Babinkamtibmas agar tidak pernah lelah untuk selalu mengingatkan masyarakat agar jangan pernah melepas masker ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

"Apabila kita ingin terlindung dari paparan COVID-19, kuncinya satu gunakan masker setelah itu baru divaksinasi, sehingga kita memiliki kekebalan, kita punya daya tahan, apabila kita diserang oleh yang namanya COVID," katanya.

Sejumlah pejabat di lingkungan TNI dan Polri turut hadir mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam kunjungan tersebut, diantaranya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kapolda Banten Irjen Pol Rudi Heriyanto. Selain itu hadir pula Gubernur Banten Wahidin Halim yang baru sembuh dari COVID-19 mendampingi Panglima TNI dan rombongan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel