Panglima TNI Siapkan Gerakan 2 Juta Vaksin Per hari

·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito hingga saat ini masih terus memastikan serbuan vaksinasi di sejumlah wilayah Indonesia terus berjalan.

Hari ini, Panglima TNI bersama rombongan berkunjung ke D.I.Yogyakarta untuk mengecek pelaksanaan serbuan vaksinasi di Pangkalan Udara (Lanud) Adi Sutjipto Yogyakarta dan Pos Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan Prambanan, Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan, TNI dan Polri akan terus mendukung percepatan vaksinasi nasional dengan menyediakan gerai-gerai vaksinasi di wilayah Yogyakarta.

Tidak hanya itu, lanjut Panglima, TNI juga akan menambah Tenaga Kesehatan (TNI) agar target satu juta vaksin per hari dapat tercapai.

“Mudah-mudahan ke depan kita juga akan ditugaskan untuk melaksanakan vaksinasi 2 juta per hari akan bisa terlaksana. Dengan demikian tempat dan tenaga kesehatan menjadi kunci untuk tercapainya target tersebut,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melalui keterangan resminya, Kamis, 8 Juli 2021.

Usai meninjau serbuan vaksinasi di Lanud Adi Sutjipto, Panglima TNI kemudian meninjau Pos Penyekatan PPKM Darurat di Prambanan.

Panglima TNI menegaskan, penerapan PPKM Darurat dengan mengurangi mobilitas pergerakan masyarakat di Pulau Jawa dan Bali adalah salah satu strategi untuk mengurangi terjadinya kontak erat yang dapat berdampak pada penularan virus COVID-19.

“Strategi itu harus kita laksanakan sekaligus juga melaksanakan vaksinasi nasional,” ujarnya.

“Memang mengurangi kontak erat adalah satu hal yang sangat penting untuk kita laksanakan pada pelaksanaan PPKM Darurat, sehingga akan mengurangi kasus aktif setiap hari,” tambah Panglima.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pelaksanaan PPKM Darurat sejauh ini bisa berjalan dengan baik. “Mudah-mudahan upaya kita untuk menghindari kasus positif karena kontak erat yang terus meningkat, bisa dilaksanakan dengan baik dan saya menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari kontak erat,” katanya.

Panglima pun meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat mentaati kebijakan PPKM Darurat yang ditujukan untuk memutus penyebaran mata rantai COVID-19 yang belakangan ini terus mengalami peningkatan.

“Untuk itu seluruh masyarakat agar bisa memahami apa yang sudah kita laksanakan setiap hari dan juga kita kontrol bersama di lapangan,” ujar Panglima TNI.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel