Panglima TNI tegaskan dukungan program ketahanan pangan nasional

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan instansi yang dipimpinnya siap mendukung program ketahanan pangan yang diupayakan atau dilakukan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) sesuai tugas pokok TNI.

"Kami sangat mendukung program dari Badan Pangan Nasional untuk ketahanan pangan nasional di seluruh wilayah Indonesia," kata Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melalui kanal YouTube yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) tersebut mengatakan TNI siap membantu berbagai program stabilisasi ketahanan pangan nasional, serta melakukan kerja sama di bidang pangan.

Baca juga: Satgas Pamtas-UPT Kementan inisiasi ketahanan pangan di perbatasan

Baik dalam hal pengamanan dan pendistribusian maupun dalam rangka membangun "food estate" atau lumbung pangan di seluruh Indonesia, ujar Panglima TNI.

"Kami siap membantu Bapanas sesuai tugas pokok TNI," tegas dia.

Tidak hanya siap mendukung dan berjanji, Jenderal Andika mengatakan beberapa tahun terakhir bahkan sebelum pandemi COVID-19, TNI telah membuktikan kerja nyata terkait ketahanan pangan.

Sementara itu, Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edi mengatakan tugas lembaga tersebut ialah mengamankan stabilisasi pangan nasional.

Baca juga: Kasad: TNI AD siap bantu ketahanan pangan di masa pandemi

Mulai dari ketersediaan, distribusi, keamanan pangan hingga keterjangkauan pangan agar mudah dijangkau oleh setiap masyarakat di berbagai wilayah Tanah Air.

Lebih rinci, ia menjelaskan yang termasuk ke dalam program yang ditangani Bapanas ialah padi atau beras, jagung, kedelai, daging ayam, daging sapi, telur ayam, bawang merah dan bawang putih dan cabai.

Ia mengatakan ketahanan pangan merupakan persoalan nasional. Oleh karena itu, ke depannya, Bapanas akan menyusun proyek percontohan food estate di sejumlah provinsi.

Baca juga: Kementan kerja sama dengan TNI AD dalam program lumbung pangan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel