Panglima TNI terus perkuat kerja sama Indonesia-Singapura

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan Indonesia akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah Singapura baik dalam hal militer maupun penguatan di sektor lainnya.

"Kunjungan kerja ke Singapura adalah momentum penting untuk menjaga hubungan kerja sama yang baik antara Indonesia dan Singapura," kata Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melalui kanal YouTube yang dipantau di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan pemerintah Indonesia bersama Singapura telah banyak melakukan kerja sama di berbagai bidang termasuk di sektor keamanan dan pertahanan.

Panglima TNI Ke-21 tersebut dijadwalkan akan menerima penghargaan dari pemerintah Singapura. Penghargaan itu sebagai bentuk tanda kehormatan atas beberapa kemajuan berkat kerja sama kedua negara.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) tersebut mengatakan sangat berterima kasih dan merasa terhormat atas penghargaan dari pemerintah Singapura.

Baca juga: Panglima TNI: Hubungan diplomatik dengan Bangladesh harus berkembang

Baca juga: Panglima TNI jamin pengamanan IKN maksimal

Ia juga merasa terhormat apabila bisa bertemu langsung dengan Perdana Menteri Singapura saat menerima penghargaan. Namun, bila Perdana Menteri memiliki urusan lain Panglima TNI juga memahami.

Pada kesempatan itu, mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Singapura yang telah banyak membantu Indonesia dalam penanganan pandemi COVID-19.

Sebagaimana diketahui, Singapura turut membantu Indonesia dalam penanganan pandemi COVID-19 khususnya mengirimkan berbagai alat kesehatan, misalnya, masker dan lain sebagainya.

Ia menilai bantuan dari Singapura kepada Indonesia merupakan dampak nyata dari hubungan bilateral yang terbangun baik dari kedua negara.

"Terima kasih atas bantuan masker dan sejumlah dukungan alat kesehatan," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel