PanglimaTNI Letakkan Batu Pertama Revitalisasi Museum Satria Mandala

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini melakukan peletakan Batu Pertama Renovasi dan Revitalisasi Museum Satria Mandala di Komplek Pusat Sejarah TNI, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI berharap keberadaan Museum Satria Mandala dapat memberikan pembelajaran bagi para generasi mendatang untuk mengenal perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

"Museum Satria Mandala menjadi sarana edukasi dan rekreasi bagi masyarakat, khususnya terkait sejarah TNI. Sejarah TNI tidak dapat dilepaskan dari sejarah perjuangan Bangsa Indonesia,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Rabu, 10 Maret 2021.

Dia menambahkan, nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, jiwa pantang menyerah serta persatuan dan kesatuan para pejuang bangsa yang disuguhkan di Museum Satria Mandala perlu diwariskan kepada generasi masa depan bangsa.

“Tanggung jawab kita semua untuk meneruskan nilai-nilai sejarah tersebut agar tidak lekang oleh zaman. Masih banyak peristiwa-peristiwa sejarah yang perlu digali lebih dalam,” ujarnya.

Lebih jauh lagi Panglima TNI berharap, Museum Satria Mandala harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar tetap menarik serta menyajikan informasi yang menggugah. Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menampilkan benda sejarah secara lebih interaktif.

“Kemajuan teknologi dan disrupsi akibat pandemi membawa perubahan bagi banyak museum di dunia. Kunjungan virtual, interaksi secara digital, dan berbagai inovasi lainnya memungkinkan imajinasi anak muda dikombinasikan dengan nilai-nilai perjuangan bangsa,” katanya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan itu Panglima TNI juga menjelaskan, untuk memperkaya khazanah dan referensi, TNI juga akan memulai pembangunan Museum Dharma Pertiwi yang akan menjadi bagian dari Museum Satria Mandala.

“Museum Dharma Pertiwi yang diprakarsai oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi merupakan wujud nyata penghormatan terhadap peran dan pengabdian Dharma Pertiwi. Tentunya tidak lepas dari pengabdian TNI dan perjalanan sejarah bangsa Indonesia,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI sejumlah Perwira Tinggi TNI diantaranya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fajar Prasetyo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, Wakasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari dan Istri Panglima TNI yang juga menjabat Ketum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto.