Panik Aksinya Ketahuan, Perampok di Sukabumi Tebas Leher Seorang Warga

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang warga bernama Musikah (55) tewas mengenaskan di dalam rumahnya, Kampung Pasirkarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat kemarin. Dia diduga dihabisi oleh perampok yang menyatroni rumahnya.

Kapolsek Surade Ajun Komisaris Polisi Asep Sundana mengatakan, kasus perampokan itu terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela samping. Ini diketahui karena di lokasi kejadian ditemukan bekas tapak kaki pelaku dan jendela yang rusak.

Namun, setelah masuk ke rumah dan hendak mencari harta benda untuk dicuri, pemilik rumah memergoki terduga pelaku dan langsung berteriak minta tolong. Diduga panik aksinya ketahuan, perampok itu menebaskan senjata tajam ke leher korban yang kemudian melarikan diri.

"Tim dari Polres Sukabumi dan Polsek Surade sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban yang berada di Desa Gunung Sungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi," kata Asep, Sabtu (5/11). Dikutip dari Antara.

Teriakan korban pun didengar oleh saksi Sambas yang saat itu sedang menjaga kiosnya. Dia bergegas menghampiri dan melihat kondisi Musikah yang terduduk bersimbah darah. Sambas pun kemudian berteriak meminta tolong kepada warga dan memberitahu suami korban yang sedang berada di rumah depan.

Tidak lama warga berdatangan ke lokasi dan posisi korban sudah telentang di lantai dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Petugas dari Polsek Surade tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan sekaligus berkoordinasi dengan personel Satreskrim Polres Sukabumi guna mengungkap pelaku yang telah menghabisi nyawa korban.

Dari hasil olah TKP ditemukan satu pahat kayu, book handphone merek Vivo Y20. Untuk jasad korban sudah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan autopsi.

"Adapun barang milik korban yang hilang, yakni satu unit handphone. Dari hasil pemeriksaan, terdapat beberapa luka pada tubuh korban, seperti luka sayatan di leher, luka robek di dagu dan tangan serta luka tusukan pada bagian dada," pungkasnya. [cob]