Panitia Acara Nikahan Putri HRS Janji Patuhi Protokol Kesehatan

Dedy Priatmojo, Willibrodus
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab (HRS), Haris Ubaidillah memastikan protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat dalam kedua acara yang akan berlangsung pada Sabtu malam ini, 14 November 2020. Massa yang diperkirakan akan hadir lebih dari 10 ribu orang.

"Kalau jemaah kami tidak bisa memberikan estimasi, tapi diperkirakan lebih dari 10.000 orang yang akan hadir. Dengan jumlah seperti ini, tentu protokol kesehatan seperti jaga jarak akan sedikit terabaikan, namun untuk memakai masker kami akan terapkan secara ketat," katanya, di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurutnya, estimasi massa yang diperkirakan hadir ini berdasarkan pengamatan pada 10 November lalu, pada saat kepulangan HRS. Pada saat penyambutan HRS, ribuan massa rela berkumpul dan berdesakan di Bandara Soekarno Hatta dan Jalan KS Tubun.

"Mengingat sambutan umat yang begitu cinta dan kangen terhadap HRS. Sehingga, pada hari ini, massa diperkirakan seperti itu," ujar Haris.

Haris mengungkapkan pihak BNPB juga telah memberikan 10 ribu masker medis, masker kain, dan 10 ribu hand sanitizer untuk mendukung acara tersebut.

"BNPB tadi memberikan masker medis, masker kain, dan hand sanitizer. Masing-masing berjumlah 10.000. Untuk teknis pembagian, kami membentuk satgas untuk memberikan masker kepada tamu yang belum memakai masker," ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, meminta resepsi pernikahan dan Maulid Nabi yang akan digelar oleh pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tertib melaksanakan protokol kesehatan dan melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

"Kami minta semua kegiatan agar apapun kegiatan, di mana pun kita minta semua kegiatan, oleh penyelenggaranya melaksanakan protokol COVID-19, protokol kesehatan dan melaksanakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Riza di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, Riza mengharapkan pihak penyelenggara yakni Habib Rizieq dan keluarga untuk mempersiapkan petugas agar dapat memastikan acara-acara yang digelar itu tidak menimbulkan kerumunan dan dibantu oleh pihak berwenang.

"Nanti tentu perlu mendapat perhatian dukungan dari pihak pengawasan dan pemantauan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) untuk membantu mengatur lalu lintas, mengatur jarak dan sebagainya, sarana dan prasarana harus disiapkan seperti thermo gun, hand sanitizer, tempat cuci tangan dan sebagainya, harus diperhatikan," ucapnya.

"Ini berlaku bagi siapa saja yang melaksanakan rangkaian kegiatan, apalagi melibatkan banyak orang," lanjut Wagub. (ren)