Panitia GPDRR berupaya hadirkan Sekjen PBB

·Bacaan 2 menit

Panitia Nasional Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) berupaya mendatangkan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) António Guterres dalam pertemuan itu di Bali pada 23-28 Mei 2022.

"Sekarang kami upayakan yang hadir adalah Sekjen PBB. Mudah-mudahan dari Sekjen PBB akan hadir dalam pertemuan ini," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam dalam konferensi pers secara virtual yang diikuti dari Zoom di Jakarta, Kamis.

Hal itu disepakati dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) untuk membahas perkembangan persiapan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Ia mengatakan PBB telah mengonfirmasi akan mengutus Perwakilan Khusus Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Bidang Pengurangan Risiko Bencana Mami Mizutori sebagai delegasi untuk GPDRR di Bali.

Ia mengatakan agenda GPDRR akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo serta menandai pelaksanaan forum melalui penanaman mangrove.

"Presiden RI telah dipastikan akan membuka pertemuan GPDRR 2022 secara resmi. Beliau akan hadir dan beliau juga akan menandai 'event' (kegiatan) ini dengan menanam tanaman mangrove," katanya.

Baca juga: Kementerian Kominfo sediakan media center di acara GPDRR 2022 di Bali

Muhadjir mengatakan pertemuan itu dihadiri 3.142 delegasi dari berbagai negara.

"Kita akan membuka acara itu sampai batas maksimum yaitu 4.000 peserta," katanya.

Panitia juga memfasilitasi pertemuan secara dalam jaringan (daring) berjumlah 4.000 orang.

"76 persen terkonfirmasi akan hadir dan jumlah delegasi ini masih akan terus bertambah," katanya.

Hadir dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) tersebut Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi A. Halim Iskandar, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Baca juga: GPDRR 2022 ajang Indonesia dorong dunia bangun ketangguhan bencana
Baca juga: Kepala BNPB fasilitasi GPDRR 2022 untuk akses penyandang disabilitas
Baca juga: GPDRR 2022 diharapkan jadi legasi Indonesia dalam PRB

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel